Fokus Pemerintah Dukung UMKM dalam Program PEN

Fokus Pemerintah Dukung UMKM dalam Program PEN
Menkeu Sri Mulyani. ©Biro KLI Kemenkeu
UANG | 20 Februari 2021 16:58 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjanjikan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendorong kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Mengingat bisnis UMKM turut terdampak buruk pandemi Covid-19.

"Kita dalam situasi pandemi harus ikut berkontribusi dan gotong royong untuk memulihkan kembali dan mendukung UMKM agar mereka tidak saja bertahan tapi juga bangkit menjadi lebih kuat," ucapnya dalam acara Peluncuran Gernas BBI "Beli Kreatif Danau Toba", Sabtu (20/2).

Dia menjelaskan, salah satu bentuk dukungan APBN kepada UMKM ialah tertuang dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021. Di mana dari total anggaran PEN 2021 senilai Rp688,33 triliun, alokasi untuk UMKM dan pembiayaan korporasi mencapai Rp187,17 triliun dengan fokus pada beberapa program.

Rincian program itu antara lain subsidi bunga KUR dan non-KUR, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), penjaminan loss limit UMKM dan korporasi. Lalu, IJP UMKM dan korporasi, pembebasan rekmin dan biaya abonemen listrik, hingga pembiayaan PEN lainnya

"Jadi, pemerintah selama ini banyak memberikan dukungan (APBN) ke UMKM," tekannya.

Sri Mulyani menambahkan, upaya lainnya untuk menggeliatkan kembali bisnis UMKM ialah dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan ekonomi kreatif. Salah satunya mempromosikan produk lokal di sejumlah destinasi wisata, seperti Beli Kreatif Danau Toba.

"Berbagai macam APBN kita dorong kepada UMKM. Kemudian salah satu kolaborasi barangkali untuk bisa mendorong tourism di Danau Toba yang merupakan destinasi prioritas," terangnya.

Melalui kegiatan Beli Kreatif Danau Toba 2021, dia bilang, manfaat tidak hanya sebatas mampu menyediakan pasar baru untuk produk lokal. Melainkan juga meningkatkan jumlah konsumen baru yang lebih luas. "Jadi, saya berharap seluruh destinasi Danau Toba dan sekitarnya tetap terjaga keindahan kelestariannya. Dan para UMKM di titik beratkan kemampuannya," tukasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Genjot UMKM, Luhut Minta Pejabat Jadi Contoh Beli Produk Lokal
Temui Menkop Teten, Ini Penjelasan Shopee Atas Tuduhan Seller Asing Bunuh UMKM RI
Komitmen Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Masuk Pasar Global
Ada Pandemi, 250.000 UMKM Gabung GoFood Sepanjang 2020
Pedagang Pasar dan Pelaku UMKM Diminta Tak Takut Disuntik Vaksin
Pembuat Kerupuk Kulit Bertahan di Tengah Pandemi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami