Freeport Berencana Ajukan Tambahan Kuota Ekspor

UANG | 9 Mei 2019 11:00 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) berencana menambah kuota ekspor untuk tahun ini. Penambahan kuota ekspor tersebut diajukan, sebab Freeport masih mempunyai stok di open pit yang bisa digunakan.

"Ada rencana mengajukan kuota ekspor, tapi belum tahu berapa besarnya dan belum tahu kapan," kata Juru Bicara PTFI, Riza Pratama, di Jakarta, Rabu (8/5) malam.

Meski begitu, saat ini pihaknya masih menghitung besaran tambahan kuota ekspor yang bakal diajukan. Besaran pengajuan kuota tersebut selain dipengaruhi oleh stok yang ada, perusahaan juga masih menunggu minat pasar ekspor.

"Kalau yang minat atau standby buyer pasti ada. Makanya besarannya berapa tetap perlu kami hitung," ujar Riza.

Terkait pasar ekspor, kasaat ini PTFI masih mengandalkan pasar-pasar konvensional, seperti China, Jepang dan Korea Selatan. "Mereka kan punya smleter juga, Cina, Jepang, India, Korea. Itu pasar pasar ekspornya," jelas Riza.

Konsentrat yang diekspor oleh Freeport memang menjadi salah satu pasokan konsentrat terbesar bagi negara-negara industri tersebut.

Tahun ini, PTFI mendapatkan jatah produksi sebesar 1,2 juta ton konsentrat. Hasil produksi tersebut digunakan perusahaan untuk memenuhi kapasitas Smelter dalam negeri. Sedangkan sisanya diekspor. (mdk/azz)

Baca juga:
Freeport Mulai Bangun Infrastruktur Fisik Smelter Gresik Awal 2020
Produksi Emas dan Tembaga Freeport Turun
ESDM: Pembangunan Smelter Freeport Baru Mencapai 3,86 Persen
Kuartal I-2019, Pertumbuhan Ekonomi di Maluku dan Papua Masih Lesu
Freeport Diminta Salurkan Dana Pengembangan untuk Sarana Pendidikan dan Kesehatan
2041, Menteri Jonan Minta Pekerja Indonesia Mampu Mandiri Kelola Freeport

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.