Freeport Mulai Bangun Infrastruktur Fisik Smelter Gresik Awal 2020

UANG | 8 Mei 2019 21:36 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Juru Bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama menyebut bahwa ground breaking smelter PT Freeport di Gresik, Jawa Timur diperkirakan akan dilakukan pada awal 2020. Saat ini proses pembangunan masih berupa persiapan awal, semisal feasibility study.

"Masih penstabilan tanah, AMDAL, engineering sudah beberapa. Tapi infrastruktur belum," kata dia di Jakarta, Rabu (8/5).

"Saya rasa seperti itu (groundbreaking awal tahun 2020). Ground breaking perlu persiapan. Kayaknya sih enggak (tahun ini). Mungkin awal tahun depan," lanjut Riza.

Meski demikian, pengoperasian smelter akan berjalan sesuai dengan target yakni tahun 2023. "Kita diberi waktu sampai 2023 untuk operasi. Pemerintah juga tahu timeline-nya," jelas dia.

Terkait porsi pendanaan proyek, lanjut Riza tentu akan dibicarakan dengan PT Inalum sebagai pemegang 51 persen saham. Menurut dia, sebelum divestasi, pendanaan pembangunan smelter ditanggung Freeport.

"Seharusnya di-share. Tapi selama ini masih kita. Cuma nanti itu di-share cost-nya. Itu belum dibicarakan. Sejauh ini pakai kas kita," ungkapnya.

Demikian juga terkait pihaknya yang bakal mengoperasikan smelter tersebut setelah selesai dibangun, apakah Freeport sendiri atau bakal menggaet pihak lain untuk bekerjasama.

"Itu yang belum tahu juga. Bisa jadi ada partner yang kita mau. Tapi kemungkinan sih akan PTFI sendiri. Tapi belum diputuskan. Yang penting komitmen kita ke Pemerintah, kita bangun (smelter) dulu. Nanti di jalan ada yang mau partner-an atau bagaimana kita open," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Produksi Emas dan Tembaga Freeport Turun
ESDM: Pembangunan Smelter Freeport Baru Mencapai 3,86 Persen
Kuartal I-2019, Pertumbuhan Ekonomi di Maluku dan Papua Masih Lesu
Freeport Diminta Salurkan Dana Pengembangan untuk Sarana Pendidikan dan Kesehatan
2041, Menteri Jonan Minta Pekerja Indonesia Mampu Mandiri Kelola Freeport

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.