Gandeng Go-Jek, Garuda Indonesia Bakal Layani Pengiriman Makanan Antarkota

UANG | 11 Mei 2019 14:42 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia (Persero) dikabarkan bakal menggandeng Go-Jek untuk menghadirkan layanan bernama Go-Express. Go-Express merupakan layanan pengiriman makanan maupun barang antarkota.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan membenarkan kabar tersebut. Hal ini merupakan bagian aksi korporasi maskapai pelat merah tersebut untuk membenahi dan mengembangkan lini bisnis.

Menurut Ikhsan, nantinya, para pengguna fitur layanan Go-Jek, bisa melakukan pengiriman ke luar kota. Sebagai contoh, pelanggan bisa memesan makanan via Go-Food dan mengirim ke luar kota.

"Iya. Saat ini sudah kerja sama dengan Go-Jek untuk pengiriman pakai pesawat kita. Kerja sama ini diharapkan akan mempercepat proses pengiriman logistik," kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Jakarta, Sabtu (11/5).

Dia pun memaparkan proses kerja atau alur pengiriman Go-Express pasca kerjasama. Mula-mula, makanan maupun barang dapat dipesan oleh pelanggan melalui aplikasi Go-Jek. Pesanan tersebut nantinya bakal diantar mitra driver ke Bandara.

Begitu pesanan sampai di bandara, lanjut dia, maka akan di ambil alih oleh Go-Express hingga diantar ke kota tujuan. "Sampai bandara dan seterusnya pakai Garuda Indonesia," ungkapnya.

Lewat kerja sama ini, kata dia, dapat dipastikan bahwa proses pengiriman barang antarkota akan terjadi lebih cepat. Dia pun memastikan kesiapan armada Garuda untuk menjalankan Go-Express.

"Jadi kalau pesan lewat aplikasi Go-Food nanti dari situ bisa dikirim ke kota lain begitu pun sebaliknya. Itu lebih cepat," lanjut Iqbal.

Saat ini proses integrasi sistem kedua layanan masih dikerjakan. Jika sudah rampung, maka layanan pesan antar Go-Jek dan Garuda Indonesia hingga luar kota ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. "Itu jaminan pesawatnya ada. Kalau sudah jadi akan launching," tandasnya.

Baca juga:
Salam Pacific Gandeng Go-Pay Tingkatkan Layanan Pembayaran Digital
Meski Order Menurun, Gojek Tetap Naikkan Tarif
KPPU Nilai Kemenhub Tak Harus Atur Batas Bawah Tarif Ojek Online
Kemenhub Sebut Jika Tarif Ojek Online Terlalu Mahal Akan Dikoreksi Kembali
Turunnya Tarif Gojek Hebohkan Warganet
Soal Isu Penurunan Tarif, Go-Jek Klaim Hanya Berlakukan Diskon
Saldo Rp 10.000 di Go-Pay Kini Bisa untuk Investasi Reksa Dana

(mdk/idr)