Gandeng para influencer, BEI ajak milenial melek investasi pasar modal

UANG | 27 Juli 2018 10:23 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini membuka perdagangan bertajuk Social Media Influencers Investory. BEI menggaet para influencers untuk mendorong masyarakat terutama milenials untuk berani berinvestasi.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fauzi, mengatakan anak muda merupakan kunci untuk mendorong sekaligus meningkatkan minat dan literasi investasi di Indonesia. Oleh karena itu, Hasan menjelaskan, akan dilaksanakan one day invest camp pada hari ini.

"Anak muda adalah key opinion leaders yang digunakan masyarakat sebagai sumber informasi untuk dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan. Salah satunya adalah acuan untuk berinvestasi," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (27/7).

"Oleh karena itu, Invest Camp One Day Program hari ini untuk pembekalan ilmu dan investasi saham bagi para sosial influencer dan teman-teman. Invest camp akan menunjukan bagaimana transaksi saham bersama-sama secara langsung," tambah dia.

Dalam program ini, BEI bekerjasama dengan tiga perusahaan sekuritas antara lain PT Sinarmas Sekuritas, PT Philip Sekuritas Indonesia, dan PT Danareksa Sekuritas.

Adapun background para influencers tersebut beragam yakni dari kalangan artis, traveller, ibu rumah tangga, entrepreneur, pilot dan masih banyak lagi. Beberapa diantaranya seperti Ibrahim Risyad, Martin Praja, Annoy Hari Prabowo, Gama Irdiansyah, dan juga Reza Phalevi.

Influencers diharuskan promosi di digital platform masing-masing pada periode Agustus-November 2018 terkait pentingnya investasi. Cerita inspiratif influencers juga ikut dikompetisikan untuk nantinya dipilih menjadi yang terbaik.

Selanjutnya, Hasan menilai bahwa tren saat ini menunjukan anak muda semakin melek dengan investasi. "Dari BEI sendiri kami tidak menargetkan secara khusus prosentase peningkatan milenials dalam berinvestasi, namun satu yang pasti kita tak bisa menutup mata bahwa milenials kini memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan dan juga berinvestasi," tandas dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Genjot investasi dan ekspor, Jokowi ingin masa berlaku tax holiday bisa 50 tahun
BNP Paribas tawarkan reksadana online pertama mulai USD 10.000
Pesan Jokowi ke Pemda: Izin investasi berorientasi ekspor harus langsung diberikan
Menteri Rini ajak pengusaha AS investasi di sektor EBT hingga pariwisata RI
Tingkatkan daya serap pasar, BEI diharapkan tambah investor lokal
Tarik dana asing, Bank Indonesia lelang SBI tenor panjang
Berkat smelter, BKPM yakin Indonesia jadi 3 negara pengekspor baja terbesar dunia

(mdk/bim)