Ganjar Pranowo Minta BPJS Kesehatan Segera Lunasi Tunggakan Rp249 Miliar

UANG | 4 November 2019 13:05 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta segala tunggakan klaim BPJS Kesehatan di enam rumah sakit sebesar Rp249.199.868.991 segera dilunasi. Selain itu, dia juga meminta perusahaan milik negara tersebut melakukan perbaikan layanan secara menyeluruh.

"Solusinya managemen BPJS harus diperbaiki total. Ada enam rumah sakit yang belum terbayarkan solusinya, ya ditagih sebab yang utang BPJS," kata Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (4/11).

Dia menyebut enam rumah sakit yang belum terbayarkan yakni RSUD Tugurejo, RSUD Margono, RSUD Lelet, RSUD Surakarta, RSUD Soejarwadi serta RSUD Dr Moewardi yang me catatan tunggakan terbanyak.

"Total tagihan yang harus dibayar di rumah sakit tersebut mencapai Rp 128.120.277.776. Dengan kenaikan ini bisa mendorong pelayanan kesehatan di masyarakat jauh lebih baik. Kalau naik harusnya segera dibayar. Totalnya banyak, hampir sekitar Rp 200an miliar," jelasnya.

Untuk kasus yang terjadi di RSUD Moewardi, jika tagihan BPJS belum dibayar maka pihak rumah sakit tersebut mengalami kesulitan mendapatkan stok obat. Maka dari itu, telah menyarankan RSUD Moewardi untuk berinovasi agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik.

"Kalau belum terbayar kesulitannya nanti soal stok obat. Maka kreasinya kita harus bicara dengan distributor obat agar kita bisa mendapatkan kemudahan, karena kesulitan ini bukan dari kami tetapi karena tagihan BPJS yang belum dibayar," katanya.

Disamping itu BPJS Kesehatan harus membenahi sistem manajemen serta layanannya kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan tidak kendur meskipun ada tagihan BPJS yang belum dibayar. "Kita mencoba survive. Kita punya kewajiban melayani," tutupnya.

Baca juga:
Bersama KPK, Mensos Juliari Bahas Pencegahan Korupsi BPJS
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dinilai Tak Tingkatkan Kualitas Layanan, ini Sebabnya
IDI: BPJS Kesehatan 'Ngutang' ke 80 Persen Rumah Sakit Rekanan
Iuran Naik 100 Persen, Belum Ada Permintaan Pindah Kelas Peserta BPJS Solo
Jadi Polemik, Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Diminta Dikaji Ulang
Perpres Kenaikan Iuran BPJS Digugat di Surabaya
Jangan Sampai Nunggak, Ini 4 Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan

(mdk/did)