Ganjar Siapkan Anggaran Tangani Dampak Virus Corona di Jawa Tengah

Ganjar Siapkan Anggaran Tangani Dampak Virus Corona di Jawa Tengah
UANG | 3 April 2020 16:26 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya akan menyiapkan anggaran untuk menangani dampak virus corona di Jawa Tengah. Dia menjelaskan, sejak menyebarnya virus corona di Indonesia, pihaknya telah menghitung dampak dari wabah tersebut.

"Saya langsung minta agar dihitung secara detail. Berapa kira-kira jaring pengaman sosial yang harus diberikan. Lalu kita berhitung, yang orang miskin yang rentan, mereka perlu dibantu, yang hari ini sudah mendapatkan bantuan, rata-rata mereka ada dalam garis kemiskinan," kata Ganjar dalam virtual Webinar Sewindu Katadata, Jumat (3/4).

Selain itu, Ganjar juga meminta untuk dihitung pula berapa orang yang mulai tidak bisa bekerja, berapa yang mulai tidak bisa mendapatkan pendapatan harian. Termasuk yang kena PHK dan sebagainya yang kemudian harus kembali ke Jawa Tengah, kami kemarin memberi insentif Rp1,8 juta.

"Setelah kita hitung-hitung secara keseluruhan, termasuk rumah sakit-rumah sakit yang harus melengkapi seluruh peralatannya untuk merespon dari sisi kuratifnya, maka kemarin saya hitung ada Rp1,4 triliun," tutur Ganjar.

"Nah saat itulah kemudian di semua anggaran pokoknya untuk respon awal ini perlu disiapkan Rp1,4 triliun," imbuhnya.

Ganjar juga mulai menggenjot bantuan dari swasta, termasuk Badan Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh (Baznas). "Kalau kita bicara pada politik anggaran saja, ini tidak akan cukup. Maka mulai kita gerakkan sekarang CSR, kita gerakkan sekarang para filantropi, kita gerakkan juga basnas," terangnya.

Dia mengimbau agar kepala daerah harus siap dalam menghadapi virus corona, dan memikirkan upaya untuk meredam dampaknya. "Kondisi yang darurat ini, kepala daerah hanya ada satu kata saja, siap," tegasnya.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Penutupan Tempat Wisata di Jakarta Diperpanjang Akibat Covid-19
Limbah Medis Penanganan Pasien Covid-19 di Kaltim Capai 2,5 Ton
Dampak Corona, Pendaftaran Nikah di Sumatera Selatan Ditutup Sementara
Di Tengah Wabah Covid-19, Petani OKU Selatan Tetap Pergi ke Sawah
Dampak Corona, Ini 6 Sektor yang Paling Terpengaruh Jika Terjadi Lockdown
Cegah Penyebaran COVID-19, 4 Lapas di Sumut Ini Bebaskan Narapidana

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami