Garuda Indonesia Larang Sementara Angkut Ponsel Vivo

Garuda Indonesia Larang Sementara Angkut Ponsel Vivo
Garuda Indonesia. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo
EKONOMI | 14 April 2021 19:17 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia membenarkan pemberlakuan embargo pengiriman kargo udara ponsel merek vivo menyusul kabar adanya insiden perangkat tersebut terbakar di Hong Kong.

"Saat ini kami memang tengah menghentikan sementara waktu layanan pengangkutan kargo udara untuk jenis ponsel pintar tertentu, menyusul insiden terbakarnya kontainer kargo dengan muatan ponsel pintar di Hong Kong beberapa waktu lalu," kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Saputra dikutip dari Antara, Rabu (14/4).

Ponsel merek vivo, tipe Y20 terbakar di apron parkir Bandara Internasional Hong Kong pada 11 April.

Setelah insiden tersebut, Garuda Indonesia mengeluarkan larangan sementara mengangkut ponsel vivo tipe apa pun melalui kargo udara, sambil menunggu hasil investigasi Otoritas Bandara Internasional Hong Kong.

Surat larangan dari Garuda Indonesia beredar di media sosial, antara lain menyebutkan petugas kargo harus memastikan tidak ada ponsel merek vivo di setiap pengiriman.

Sementara ponsel merek vivo dilarang, suku cadang, aksesoris, selubung atau rangka ponsel tanpa baterai lithium bisa diterima dan diangkut melalui kargo udara.

Baca Selanjutnya: Antisipasi...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami