Garuda Indonesia Lengkapi Awak Kabin Dengan APD Sesuai Standar

Garuda Indonesia Lengkapi Awak Kabin Dengan APD Sesuai Standar
UANG | 20 Juni 2020 14:45 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Maskapai nasional Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada seluruh lini operasional penerbangan. Salah satunya aturan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi awak kabin sesuai dengan standar yang telah ditetapkan regulator untuk menjamin kenyamanan dan keamanan penumpang maupun awak kabin yang bertugas.

"Kami terus meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan pada seluruh lini operasional khususnya yang berkaitan langsung dengan penumpang. Salah satunya adalah penggunaan kelengkapan alat pelindung diri (APD) standar bagi awak kabin seperti masker dan sarung tangan," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra dalam keterangannya, Sabtu (20/6).

Bahkan, lanjut Irfan, pihaknya juga tengah mempersiapkan penggunaan APD penunjang lainnya berupa face shield bagi awak kabin. Selain itu, rencana lainnya ialah penggunaan apron sekali pakai untuk awak kabin ketika menyajikan makanan kepada penumpang.

Meski begitu, secara berkelanjutan maskapai juga terus melakukan evaluasi terhadap penggunaan kelengkapan APD bagi awak kabin. Sehingga tetap aman digunakan selama penerbangan, namun tetap memberikan kenyamanan dan keleluasaan berinteraksi dengan pengguna yang tentunya tetap mengacu pada aspek regulasi dan safety yang berlaku.

Adapun terkait pemberitaan penggunaan masker awak kabin yang akan digantikan dengan face shield oleh Garuda. Irfan menyebut apabila rencana penggunaan face shield oleh awak kabin pada prinsipnya merupakan APD pelengkap atau tambahan bagi awak kabin dan tidak menggantikan masker yang saat ini telah digunakan oleh awak kabin.

"Memasuki era new normal ini, Garuda Indonesia terus bergerak adaptif mengoptimalkan kualitas layanan serta secara konsisten menjalankan protokol kesehatan. Guna menjaga kepercayaan dan minat pengguna jasa untuk kembali merencanakan perjalanan menggunakan layanan transportasi udara," tandasnya. (mdk/did)

Baca juga:
Angkutan Logistik Selamatkan Bisnis Transportasi di Tengah Pandemi
Bos Garuda Indonesia Janji Kenaikan Harga Tiket Tak Tinggi
Bandingkan dengan Singapura, Bos Garuda Ingin Dapat Dana Talangan dari Pemerintah
Garuda Indonesia Kehilangan Empat Peak Season Penerbangan Akibat Pandemi Corona
Riset Garuda Indonesia: 70 Persen Pelanggan Putuskan Tunda Penerbangan
Dirut: Garuda Indonesia Tetap Terbang Meski dalam Kondisi Perang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami