Garuda Indonesia Minta Calon Penumpang Tak Khawatir untuk Mengudara

Garuda Indonesia Minta Calon Penumpang Tak Khawatir untuk Mengudara
UANG | 15 Juli 2020 17:08 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia Tbk menyatakan berdasarkan hasil analisis, 60 persen calon penumpang masih ragu untuk menggunakan moda transportasi udara, untuk bepergian ke suatu tempat. Garuda Indonesia sudah menerapkan berbagai protokol kesehatan, baik untuk pegawai, pesawat, dan untuk penumpang.

"Kepercayaan orang untuk bisa kembali naik pesawat dan pergi ke tempat tujuannya itu sangat sulit saat ini. Kita ada beberapa analisa saat ini 60 persen calon penumpang itu tidak yakin dengan kesehatan dan higienis pesawat," kata Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Ade R Susardi dalam webinar bersama The Habibie Center, Rabu (15/7).

Ade menjelaskan, Garuda Indonesia sudah mempersiapkan berbagai tahapan protokol kesehatan, dimulai pada saat check in dengan mengurangi touch point, konter dan bagasi juga dijaga kebersihannya.

"Saat ini yang perlu kita tekankan bahwa terbang itu aman, masalahnya ada orang yang takut rapid test bahkan ada beberapa daerah yang minta PCR, tapi ada beberapa perubahan aturan dari hari ke hari, dan pendekatan yang kita lakukan adalah kita coba meyakinkan penumpang memberikan Top service," jelasnya.

Dia juga memastikan, ketika penumpang yang sudah memenuhi kriteria protokol kesehatan, jangan khawatir akan ventilasi udara ketika di dalam pesawat. Garuda Indonesia sudah mempersiapkan pengelolaan udara di dalam pesawat.

"Udara di pesawat itu vertikal disembul dari atas turun kebawah, dan disedotnya di lantai. Sehingga diharapkan penyebarannya itu tidak secara horizontal, walaupun secara vertikal di saring dengan cepat dimana dengan hepa filter, dan udaranya diperbaharui setiap 2-5 menit," ujarnya.

Demikian kebersihan badan pesawat Garuda pun selalu rutin dibersihkan setelah selesai terbang. Hal itu bertujuan agar kebersihan sarana dan prasarana pesawat terjaga, supaya penumpang yakin bahwa Garuda memang aman.

"Kalau pesawat kita rutin setiap hari setiap selesai tugas semua dibersihkan, untuk menjaga kebersihan, dan kemungkinan terjadi penyebaran virus selama penerbangan sudah dijaga oleh tim Garuda," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Meski Trafik Penerbangan Sudah Naik, Garuda Indonesia Tetap Butuh Dana Talangan
Imbas Corona, Garuda Indonesia Lobi Airbus Tunda Pengiriman Pesawat Tahun ini
Total Utang Garuda Indonesia Tembus Rp31,9 Triliun Per Juli 2020
3 Upaya Garuda Indonesia Kelola Risiko Utang
Kejar Wisatawan, Garuda Indonesia Akan Buka Rute Penerbangan Langsung Denpasar ke AS
Efisiensi Biaya Operasional, Garuda Indonesia Bakal Tawarkan Pensiun Dini ke Karyawan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami