Garuda Indonesia Pinjamkan 8 Pesawat ke Merpati guna Jalankan Bisnis Kargo

UANG | 16 Oktober 2019 17:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Garuda Indonesia Group akan meminjamkan 8 pesawat kepada Merpati Nusantara Airlines untuk menjalankan bisnis kargo di Tanah Papua pada 2020. Ini merupakan hasil kesepakatan kerja sama strategis perusahaan mendukung komitmen restrukturisasi bisnis Merpati yang turut diikuti oleh 9 BUMN lainnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara mengatakan, pihaknya akan bantu Merpati secara operasional dengan meminjamkan pesawat untuk urusan bisnis kargo saja.

"Kami fokus membantu Merpati hanya di kargo dulu. Maintanance facility dan training centre semua dikelola oleh Garuda Indonesia," ungkap dia di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (16/10).

Mengenai teknis kerja sama, di mana saat ini Garuda Indonesia Group siap memberikan 5 armadanya untuk diberikan pada Merpati. Di mana 3 di antaranya merupakan pesawat eksisting kargo milik Garuda Indonesia, sementara 2 lainnya adalah pesawat konversi dari anak usaha Citilink Indonesia.

"Pesawatnya dari kita semua. Saat ini ada 3 armada eksisting kargo, 2 konversi dari Citilink yang tadinya stand by dengan kapasitas 12 ton. Di Juni 2020 kita ada (pesawat tambahan jenis) 738 dan 1330. Jadi total 8 frontier untuk angkut kargo BUMN ini dalam kerjasama Merpati tahun 2020," tuturnya.

Adapun pesawat-pesawat kargo milik Garuda yang akan diterbangkan Merpati tersebut akan melayani dua rute di Papua, yakni Jayapura-Wamena dan Wamena-Timika.

Pihak Garuda Indonesia tidak akan ambil keuntungan dalam kerja sama peminjaman pesawat kargo dengan Merpati.

"Kita tak ambil profit, hanya air cost dan management fee. Itu tanya ke pak Asep (Direktur Utama Merpati). Garuda hanya dapat itu," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
10 BUMN Sinergi Bangkitkan Bisnis Merpati
Garuda Indonesia Kandangkan Satu Pesawat B737-800 NG Diduga Alami Retakan
Kemenkeu Kantongi Strategi Cegah Kasus Laporan Keuangan Garuda Indonesia Terulang
Usai Diperiksa KPK, Mantan Pejabat Garuda Hindari Wartawan
Syarat dari Garuda Indonesia Jika Logo Mau Kembali Terpasang di Pesawat Sriwijaya Air
Bos Garuda Proyeksi Seluruh Pesawat Sriwijaya Air Bisa Beroperasi dalam 2 Bulan

(mdk/idr)