Gedung Sarinah Fokus Angkat Brand Lokal dan UMKM, Bagaimana Nasib McDonald?

Gedung Sarinah Fokus Angkat Brand Lokal dan UMKM, Bagaimana Nasib McDonald?
Gedung Sarinah. merdeka.com/skyscrapercity.com
UANG | 4 Mei 2021 18:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Sarinah (Persero) tengah berbenah untuk menjadikan pusat perbelanjaan Sarinah di Jakarta sebagai pusat brand lokal dan UMKM terbaik. Namun seperti diketahui, sejumlah brand asing telah lama bercokol di gedung tersebut, termasuk gerai legendaris McDonald Sarinah.

Lantas, bagaimana nasib McDonald jika Sarinah telah selesai berbenah?

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, Gedung Sarinah sebagai pusat perbelanjaan ritel nantinya 100 persen memang akan mengedepankan brand lokal. Namun dia tidak menutup pintu untuk brand asing yang hendak bermukim di sana, khususnya di bidang food and beverage (F&B).

"Tapi tentu Sarinah sendiri secara komplek, secara gedung tentu dia punya fasilitas kuliner. Di situ kita sudah memutuskan 80 persen lokal, 20 persen bisa brand lain," kata Erick Thohir di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (4/5).

Khusus untuk produk lokal dan UMKM, PT Sarinah (Persero) sendiri telah bekerjasama dengan Dufry International Ltd untuk menghadirkan Duty Free Shop di Gedung Sarinah.

Erick mengatakan, di duty free shop nantinya akan ada corner unggulan Sarinah, yang diperuntukkan bagi 10 produk UMKM. "Indonesian corner ini nantinya juga akan dibuka 100 titik di seluruh dunia dalam waktu 5 tahun," sambungnya.

Menurut dia, Dufry International Ltd merupakan salah satu travel retailer terbesar di dunia dengan 2.400 outlet. Erick coba menangkap peluang, dan menargetkan 10 produk UMKM pilihan tersebut nantinya dapat menjamah 100 outlet duty free di seluruh dunia.

Secara posisi, Erick meneruskan, duty free shop di Gedung Sarinah yang telah selesai direnovasi nantinya akan punya tempat terpisah di lantai atas.

"Jadi di dalam kompleks itu ada departement store yang 100 persen local brand, ada lantai khusus buat duty free, ada juga lantai khusus satu lantai hanya untuk trading. Lalu ada fasilitas kuliner, makanan juga yang 80 persen brand lokal," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Erick Thohir Sinergikan Bisnis Sarinah dan Sari Pan Pacific Hotel
Menteri Erick Sebut Renovasi Gedung Sarinah Selesai November 2021
Misteri Relief Patung di Gedung Sarinah, Puluhan Tahun Tersembunyi
Mengenal Perempuan Bernama Sarinah di Kehidupan Soekarno
LPSK Minta Saksi Pembakaran Halte TransJakarta Sarinah Jangan Takut Melapor
Menteri Erick Gandeng Duty Free Dufry Dorong Produk UMKM RI Masuk Pasar Dunia

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami