Geger Virus Corona, Lion Air Batalkan & Setop Bertahap Rute Penerbangan Tujuan China

Geger Virus Corona, Lion Air Batalkan & Setop Bertahap Rute Penerbangan Tujuan China
UANG | 28 Januari 2020 17:54 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Maskapai penerbangan, Lion Air membatalkan dan menghentikan sementara (suspends) secara bertahap penerbangan dengan tujuan ke beberapa kota di China. Langkah ini seiring merebaknya wabah Virus Corona di negara tersebut.

"Untuk tujuan beberapa kota di China mengalami pembatalan atau penghentian penerbangan sementara (suspends) secara bertahap menurut jadwal keberangkatan dan kedatangan hingga pemberitahuan lebih lanjut," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Selasa (28/1).

Dia mengatakan, operasional penerbangan yang masih berjalan atau beroperasi ke China bertujuan untuk pemulangan tamu atau penumpang. Layanan penerbangan kembali dioperasikan sebagai ferry flight yakni hanya membawa kru dan tidak menerbangkan tamu atau penumpang.

"Keputusan penghentian sementara merupakan bagian dari langkah antisipasi berdasarkan pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona," jelas dia.

Adapun pembatalan sementara mulai Januari 2020, terdiri dari:

- Denpasar – Wuhan – Denpasar

- Manado – Tianjin – Manado

- Manado – Fuzhou – Manado

- Manado – Hangzhou – Manado

- Soekarno-Hatta – Haikou – Soekarno-Hatta

- Surabaya – Haikou – Surabaya

Sementara pembatalan sementara mulai Februari 2020 pada semua rute penerbangan (all flights).

1 dari 1 halaman

Langkah Antisipasi

rev1

Dia mengaku, Lion Air Grup sudah menginformasikan kepada seluruh tamu atas perubahan dan pembatalan penerbangan sementara pada rute dimaksud.

Sebagai informasi mengenai layanan penerbangan ke Tiongkok, Lion Air Group telah menerapkan antisipasi yang mengacu pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019 "Pemberitahuan Kewaspadaan Penyakit Polio" pada 30 Desember 2019 dan No PM.04.021111143/2020 "Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya" pada 03 Januari 2020.

Dalam tindakan pencegahan dimaksud, merekomendasikan guna menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

"Lion Air Group senantiasa memantau situasi di Wuhan, berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta memberikan perkembangan terkini kepada penumpang," dia menandaskan.

Dia menuturkan, saat ini Lion Air (kode penerbangan JT) dan Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group melayani penerbangan internasional dari lima kota di Indonesia, yaitu

1. Denpasar Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (DPS),

2. Manado Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara (MDC),

3. Surabaya Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (SUB),

4. Jakarta Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK),

5. Batam Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Kepulauan Riau (BTH).

Sementara bandar udara tujuan di Tiongkok meliputi:

1. Changsha Bandar Udara Internasional Huanghua Changsha Provinsi Hunan (CSX),

2. Chengdu Bandar Udara Internasional Shuangliu Chengdu Provinsi Sichuan (CTU),

3. Chongqing Bandar Udara Internasional Jiangbei Chongqing, Yubei, Provinsi Sichuan (CKG),

4. Fuzhou Bandar Udara Internasional Fuzhou Changle, Fuzhou, Provinsi Fujian (FOC),

5. Guangzhou Bandar Udara Internasional Baiyun Guangzhou Provinsi Guangdong (CAN),

6. Hangzhou Bandar Udara Internasional Xiaoshan Hangzhou Provinsi Zhejiang (HGH),

7. Haikou Bandar Udara Internasional Meilan Haikou Pulau Hainan (HAK),

8. Jinan Bandar Udara Internasional Jinan Yaoqiang, Shandong, Provinsi Jinan (TNA),

9. Nanjing Bandar Udara Internasional Lukou Nanjing Provinsi Jiangsu (NKG),

10. Nanchang Bandar Udara Internasional Changbei Nanchang Provinsi Jiangxi (KHN),

11. Shenzhen Bandar Udara Internasional Bao'an Shenzhen Provinsi Guangdong (SZX),

12. Shanghai Bandar Udara Internasional Pudong, ChangningMinhang, Provinsi Shanghai (PVG),

13. Tianjin Bandar Udara Internasional Binhai Tianjin, Distrik Dongli, Tianjin (TSN),

14. Wuhan Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan Provinsi Hubei (WUH),

15. Xian Bandar Udara Internasional Xianyang Xi'an Provinsi Shaanxi (XIY). (mdk/idr)

Baca juga:
Beredar Spekulasi Virus Corona Berasal dari Laboratorium Senjata Biologis China
Menko Airlangga Sebut Harga BBM Bisa Turun Sebagai Dampak Wabah Virus Corona
Cegah Virus Corona, Gubernur Olly Dondokambey Tunda Sementara Penerbangan dari China
Waspada Virus Corona, Anggota DPR Usul Kebijakan Bebas Visa Bagi WN China Dicabut
Pemerintah Pastikan Indonesia Aman dari Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami