Gelar Pameran Teknopreneur, Ikatan Alumni ITB Dorong Komersialisasi Teknologi

UANG | 13 Agustus 2019 14:49 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Ketua Umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB), Ridwan Djamaluddin menyebutkan kalangan teknokrat, cendekiawan, serta pemerhati teknologi dan industri mengingatkan para pengambil keputusan di negeri ini agar segera memberikan support optimal untuk pemberdayaan teknologi. Adapun teknologi tersebut untuk maksud dan tujuan yang aplikatif secara bisnis.

"Technopreneurship harus lebih digalakkan pada mahasiswa di perguruan-perguruan tinggi berbasis teknologi. Kalangan teknokrat dan praktisi sudah saatnya berpikir lebih agresif tentang bagaimana menjadikan pengusaha mampu memanfaatkan teknologi untuk mengerjakan sesuatu yang baru atau menemukan teknologi tepat-guna sebagai basis untuk mengembangkan usahanya," kata dia saat membuka acara Indonesianisme Summit 2019 di JCC, Jakarta, Selasa (13/8).

Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut mengusung tema "Mementaskan Teknopreneur Indonesia" dan diikuti dengan gelaran Pameran Karya dari 30 Teknopreneur Indonesia.

Dia mengungkapkan upaya untuk menumbuhkan ekosistem teknopreneur juga harus digalakkan, karena komersialisasi teknologi akan segera menjadi kebutuhan.

"Saya ingin mengajak semua kalangan berpikir serius, sejenak saja. Bangsa ini punya banyak potensi: sumberdaya alam berlimpah, sumberdaya manusia juga sangat mumpuni. Sekarang saatnya kita melangkah, memanfaatkan teknologi untuk kepentingan-kepentingan bisnis dan komersial, dan tidak lagi malu-malu untuk mengomersialkan teknologi," ujarnya.

Menurut Ridwan, sekaranglah saatnya Indonesia memberdayakan teknologi untuk menjadikan semua aset berdaya secara masif. Semua kalangan bisa dan harus memanfaatkan teknologi. Jika tidak, ratusan juta jiwa penduduk Indonesia akan terus jadi penonton yang menyaksikan semua potensi dan kekayaannya dimanfaatkan dan dipanen oleh asing.

"Ini tidak main-main. Sekarang saatnya untuk mulai dan bangkit secara lebih serius. Ini bukan jargon-jargon kosong yang hanya pantas untuk diteriakkan. Kita harus berbuat. Karya di atas kata-kata," tutupnya.

Baca juga:
DANA Jamin Keamanan Transaksi Pengguna Lewat Fitur Proteksi
Google Sempat Error, Tak Bisa Tampilkan Pencarian Aktual
5 Produk Teknologi 'Retro' yang Masih Mahal dan Layak Beli!
Syarat ini Terpenuhi, PNS Nantinya Bisa Bekerja dari Rumah
Berbagi Tips Traveling yang Praktis dan Nyaman
OVO Manfaatkan Kinetica Analytic untuk Mengetahui Preferensi Pelanggan

(mdk/azz)