Gelar RUPS Luar Biasa, Bank BRI Aktif Jalankan Program PEN Sepanjang 2020

Gelar RUPS Luar Biasa, Bank BRI Aktif Jalankan Program PEN Sepanjang 2020
RUPSLB BRI. ©2021 istimewa
UANG | 21 Januari 2021 19:19 Reporter : Haris Kurniawan

Merdeka.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Kantor Pusat BRI, RUPLB, Kamis (21/1).

Dalam kegiatan itu, Direktur Utama Sunarso mengatakan, perseroan aktif menjadi mitra pemerintah, khususnya dalam menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sepanjang 2020.

Dia menambahkan, PEN memberikan dampak positif tidak hanya untuk nasabah yang sebagian besar UMKM, namun juga perseroan.

"Sampai Desember 2020, penempatan dana sebesar Rp 15 triliun oleh pemerintah di BRI telah memberikan dukungan bagi likuiditas perseroan, untuk menyalurkan kredit untuk segmen UMKM," ujar Sunarso dalam konferensi persnya usai RUPSLB yang dilakukan secara virtual lewat aplikasi Zoom.

Penyaluran itu, ditargetkan untuk segmen kecil dan retail (Rp 8,73 trilun), subsidi bunga kredit UMKM (Rp 5,46 triliun), produksi usaha mikro atau BPUM (Rp 18,64 triliun), penyaluran KUR super mikro (Rp 8,66 triliun), dan subsidi gaji sebesar Rp 6,54 triliun yang diberikan kepada lima juta orang penerima.

Selain itu, Sunarso juga menjelaskan terkait kinerja positif perseroan yang pada Triwulan III Tahun 2020. Salah satu yang bertumbuh luar biasa, lagi-lagi pada aset utama kredit.

"Pertumbuhan aset utama kredit tumbuh 4,9 persen yoy menjadi Rp 935,35 triliun," katannya.

Lalu, di RUPSLB ini, BBRI juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, sesuai dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu berdasarkan POJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan RUPS Perusahaan Terbuka dan POJK No.16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan Terbuka Secara Elektronik.

Bank BRI juga menyetujui pengalihan saham hasil pembelian kembali saham (buyback) yang disimpan sebagai saham treasuri (treasury stock) sebanyak-banyaknya 16,4 juta lembar saham dalam rangka pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Pekerja.

Angkat Direksi BaruTak hanya itu saja, dalam RUPSLB, BBRI juga mengukuhkan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN RI No. PER-11/MBU/11/2020 tanggal 12 November 2020 tentang Kontrak Manajemen dan Kontrak Manajemen Tahunan Direksi Badan Usaha Milik Negara beserta perubahannya.

Bank BRI menetapkan pengurus baru perseroan, yaitu:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo

Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Ari Kuncoro

Komisaris Independen: R. Widyo Pramono

Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim

Komisaris Independen: Hendrikus Ivo

Komisaris Independen: Dwi Ria Latifa

Komisaris Independen: Zulnahar Usman

Komisaris: Rabin Indrajad Hattari

Komisaris: Nicolaus Teguh Budi Harjanto

Komisaris: Hadiyanto

Anggota Direksi

Direktur Utama: Sunarso

Wakil Direktur Utama: Catur Budi Harto

Direktur Keuangan: Viviana Dyah Ayu Retno

Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN: Agus Noorsanto

Direktur Digital dan Teknologi Informasi: Indra Utoyo

Direktur Bisnis Mikro: Supari

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah: Amam Sukriyanto

Direktur Jaringan dan Layanan: Arga Mahanana Nugraha

Direktur Kepatuhan: Ahmad Solichin Lutfiyanto

Direktur Manajemen Risiko: Agus Sudiarto

Direktur Konsumer: Handayani

Direktur Human Capital: Agus Winardono (mdk/hrs)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami