Genjot Devisa, Wishnutama Incar Wisman Premium Liburan di Indonesia

UANG | 14 November 2019 10:19 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama ingin kualitas turis asing di Indonesia naik kelas, sehingga bisa membantu meningkatkan devisa negara. Sebab, dibandingkan turis di negara lain, turis Indonesia per tahun lebih banyak tetapi pengeluarannya lebih sedikit.

"Meningkatkan kualitas wisatawan yang datang ke Indonesia itu lebih penting, sehingga spending mereka pada saat di Indonesia lebih tinggi," ujar Menteri Tama pada Rakornas 2019 di Sentul, Jawa Barat, seperti ditulis Kamis (14/11).

"Sekarang (wisman) kita kira-kira USD 1.220, New Zealand hampir USD 5.000 per arrival, artinya apa? Kualitas wisatawan yang datang ke New Zealand lebih tinggi walaupun jumlah wisatawannya cuman 4 juta," lanjutnya.

Mendatangkan turis asing premium tak hanya baik untuk ekonomi, melainkan ada dampak positif secara sosial-budaya. Wishnutama menyebut premium tourism akan lebih bisa mengapresiasi kelestarian alam dan kultur masyarakat lokal.

Aspek adat dan kultur daerah wisata juga dinilai sebagai daya tarik bagi wisatawan. Meski demikian, dia menegaskan tidak akan mengubah adat lokal untuk kalangan tertentu.

"Apalagi di Bali dan Toba misalnya. Dia punya karakter, adat istiadat, kearifan lokal, budaya, justru harus kita jaga. Pariwisata akan berhasil kalau kita bisa menjaga itu semua," jelas Tama.

1 dari 1 halaman

Amanat Presiden Jokowi

Wishnutama mengatakan, Presiden Jokowi secara khusus telah meminta dirinya untuk meningkatkan devisa dari sektor pariwisata. Oleh karena itu, industri wisata RI harus ditingkatkan kualitasnya tidak hanya destinasi namun juga kualitas SDM serta wisatawan itu sendiri.

Dia menjelaskan salah satu cara meningkatkan daya tarik wisata dalam negeri adalah dengan menggelar event-event atau festival yang berkesan. Event wisata tersebut dibuat sedikit namun berkualitas sehingga mampu menggaet wisatawan asing untuk berkunjung.

"Event itu harus dipikirkan, tidak sekadar banyak sehingga membuat wisatawan ingin datang lagi. Wisatawan juga harus berkualitas dalam artian pengeluarannya," kata Wishnutama usai mengikuti Upacara Serah Terima Jabatan, di Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta, Rabu (23/10).

Selain itu, pariwisata Indonesia juga harus mampu bersaing di kancah internasional. Namun pengelolaannya tetap mengacu pada kearifan lokal. "Kemampuan kreativitas kita harus lebih baik. Daya tarik itu kita ciptakan. Merawat pemberian Tuhan, mengolah destinasi menjadi penopang kreativitas wisata," tutupnya.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Asosiasi: Tak Ada Pembatalan Kunjungan ke Medan Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri
10 Destinasi Wisata Prioritas Bakal Dilengkapi PLTS
INACA Siap Dukung Pembangunan Konektivitas dan 5 Bali Baru
7 Kawasan Wisata Bahari Indonesia yang Belum Banyak Diketahui
VIDEO: Mengunjungi Danau Labuan Cermin, Surga Tersembunyi di Kalimantan Timur
Wishnutama: Birokrasi Ribet, Bikin Gemes