Genjot Hilirisasi Industri, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Limbah Kayu

Genjot Hilirisasi Industri, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Limbah Kayu
ilustrasi pengrajin meubel. ©2013 shutterstock/ racorn
UANG | 8 Juni 2020 22:22 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Pemerintah terus berbenah dalam mengelola sektor kehutanan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni dengan membangun industrialisasi dari hulu hingga hilir serta membangun sistem verifikasi dan legalitas kayu (SVLK).

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Nani Hendiarti, mengatakan pemerintah tengah menggodok regulasi yang mengatur zero waste di industri kayu olahan. Misal sampah kayu dan sisa gergajian kayu dimanfaatkan untuk diolah menjadi sebuah produk.

"Kita sedang dorong peraturan terkait zero waste di industri kayu. Ini sudah kita lakukan di industri hilir," kata Nani dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (8/6).

Pemerintah, lanjutnya, juga telah melakukan verifikasi legalitas kayu sejak tahun 2009. "Dunia internasional terutama buyer kayu kita merasa senang dengan langkah perbaikan yang telah kita lakukan," kata Nani.

Nani melanjutkan sistem verifikasi dan legalitas kayu telah terbukti mampu menekan angka illegal logging di Indonesia. Setelah adanya verifikasi, perlahan kesan buruk tentang illegal logging dan illegal trade di Indonesia berubah menjadi kesan baik di mata dunia.

"Setelah pembenahan tersebut, kita mendapatkan benefit dari upaya menjaga hutan tersebut," kata dia.

Baca Selanjutnya: Indonesia Dianggap Berhasil Berantas Pembalakan...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami