Genjot Investasi Migas, Jokowi Diminta Tak Bongkar Pasang Menteri ESDM

UANG | 21 Oktober 2019 14:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk tidak bongkar pasang menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada pemerintahan periode II, untuk memberikan kepastian investasi pencarian minyak dan gas.

Direktur Riset Indef Berly Martawardaya mengatakan, industri hulu migas memiliki program 30 tahun ke depan, sehingga membutuhkan kepastian dalam kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

‎"Diharapkan jangan ada (penggantian) 5 menteri ESDM dalam 5 tahun. Menteri siapapun juga semoga lima tahun full lah, biar tidak ganti-ganti jadi full gitu," kata Berly, dalam sebuah diskusi di Kawasan Dharmawangsa, Jakarta, Senin (21/10).

Menurutnya, pemerintah harus tegas dalam menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan, sehingga tidak menimbulkan keraguan bagi penanam modal dalam kegiatan pencarian migas.

"Undang-Undang Migas, langsung sudah jadi. Kemudian, kebijakan juga, nah itu semua, harus dipertegas," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Berkemeja Putih, Pratikno Didampingi Nico Harjanto & Fadjroel Rachman Temui Jokowi
Bertemu Jokowi di Istana, Ketum Golkar Airlangga Mengaku Jadi Menteri Lagi
UPDATE: Daftar Tokoh yang Sudah Dipanggil Jokowi, Ada Orang Parpol
Cerita Mahfud MD Nyaris Masuk Toilet saat Dipanggil Jokowi ke Istana
Erick Thohir, Pengusaha Kelas Dunia yang Dipanggil Jokowi Jelang Pengumuman Kabinet
Nadiem Makarim Mundur, Bagaimana Prospek Go-Jek ke Depan?

(mdk/azz)