Genjot Kinerja, SILO Manfaatkan Layanan Kecerdasan Buatan Lewat Prixa.ai

Genjot Kinerja, SILO Manfaatkan Layanan Kecerdasan Buatan Lewat Prixa.ai
RSU Siloam Hospital Surabaya. ©2020 Merdeka.com/siloamhospitals.com
EKONOMI | 24 Maret 2022 13:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) memacu digitalisasi melalui Prixa.ai dalam rangka mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan. Setelah ekspansi digital melalui aplikasi MySiloam, SILO telah melakukan investasi strategis di Prixa.ai, sebuah platform bantuan medis Artificial Intelligence (AI), yang mengaplikasikan teknologi diagnostik.

Layanan kesehatan Prixa.ai dalam satu platform meliputi pemeriksaan gejala pasien, konsultasi dokter via chat, pesan antar farmasi, dan tes lab. Selain dapat digunakan untuk menyederhanakan proses rujukan pasien, teknologi ini bisa menjadi alat yang berharga untuk membantu dokter dalam membuat diagnosis yang akurat dan efisien.

Teknologi ini juga dapat memberikan informasi yang tepat dengan memproses data dalam jumlah besar dan dapat menemukan pola yang mungkin tidak terlihat jelas dari pengamatan manusia.

Komisaris Utama SILO sekaligus CEO LPKR, John Riady mengatakan bahwa, LPKR melalui SILO berkomitmen untuk terus mengembangkan industri kesehatan di Indonesia dan mendorong transformasi digital yang juga berperan penting dalam pertumbuhan kinerja perusahaan.

"Industri kesehatan merupakan salah satu industri atau sektor yang penting dan perlu dikembangkan di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/3).

2 dari 2 halaman

Kerek Kinerja LPKR

lpkr

Menurutnya, perekonomian diperkirakan semakin bertumbuh dan kebutuhan akan fasilitas kesehatan semakin tinggi di masa mendatang. John menambahkan teknologi seperti AI akan memainkan peran penting dalam pelayanan kesehatan di masa depan.

Sekaligus bisa membantu pemerintah, rumah sakit, organisasi asuransi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi dan efisien.

Ekspansi digital yang mendorong pertumbuhan kinerja SILO tentunya berdampak positif terhadap LPKR sebagai induk usaha. LPKR merupakan pemegang saham utama SILO dengan kepemilikan 55,4 persen.

(mdk/bim)

Baca juga:
Layanan Digital Bakal Angkat Kinerja Siloam Hospital
SILO Diproyeksi Raup Pendapatan Rp8,41 T dan Laba Rp563,9 M di 2022
Sektor Kesehatan Simpan Peluang Cuan Besar, Kinerja SILO 2022 Diproyeksi Meningkat
Tahun ini, SILO Diprediksi Raup Pendapatan Capai Rp 8,74 T dan Laba Rp 641 M
Di 2022, LPKR Diproyeksi Raup Pendapatan Capai Rp 17,1 T dan Laba Rp 233 M
Genjot Kinerja, SILO Rencana Tambah 2 Rumah Sakit Tiap Tahun dan Dorong Digitalisasi
Kinerja SILO 2021 Moncer Ditopang Layanan Kesehatan Selama Pandemi Hingga Telehealth

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini