Genjot Produksi Padi, Kementan dan Gubernur Sumbar Lakukan Percepatan Tanam

Genjot Produksi Padi, Kementan dan Gubernur Sumbar Lakukan Percepatan Tanam
UANG | 20 Juli 2020 12:30 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) aktif turun ke lapangan berkoordinasi dengan pemerintah daerah melakukan Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengimplementasikan gerakan ini guna meningkatkan produksi padi untuk mengamankan stok agar dampak pandemi covid 19 tidak berdampak pada ketersediaan beras.

Kementan bersama Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno melakukan gerakan percepatan tanam di Kabupaten Padang Pariaman, yang berlokasi di Kelompok Tani Rawang Lokan, Kecamatan Lubuk Alung, Minggu (19/7). Acara tersebut dihadiri Bupati Padang Pariaman, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Barat dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman.

Irwan Prayitno meminta masyarakat memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Pemerintah daerah dibantu pemerintah pusat yakni Kementan akan memberikan dukungan maksimal kepada kelompok tani yang mau bekerja giat dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

"Jangan sampai ada lahan yang tidak dimanfaatkan. Pemerintah siap membantu petani. Kita dukung percepatan tanam agar ketersediaan pangan terjamin aman di tengah ancaman dampak pandemi corona," kata Irwan dalam pernyataannya, Senin (20/7).

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengajak masyarakat petani agar terus berproduksi. Menurutnya, walaupun terjadi surplus produksi benih di daerah Padang Pariaman, namun bukan berarti tidak melakukan peningkatan produksi lagi, karena hasil surplus ini dapat dimanfaatkan oleh petani di propinsi lainnya seperti ke Riau, Kepulauan Riau dan daerah lainnya.

"Penanaman pada hari ini dilakukan di lahan seluas 3 hektar dengan potensi tanam 35 hektar. Petani di sana lebih menyukai barietas lokal Putiah Papanai dengan produktivitas 5,2 ton per hektar," terang Ali.

Kepala Dinas Pertanian Sumatera Barat, Syafrizal menyebutkan luas tanam padi Sumbar bulan Juni 2020 seluas 51.474 ha dan target bulan Juli ini seluas 58.756 hektar. Pihaknya optimis untuk kejar tanam sampai bulan September 2020.

"Sesuai arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa kita harus kejar tanam bulan April September ini. Apalagi ada info FAO tentang musim kemarau panjang, itu yang kami himbau ke kabupaten untuk segera tanam," sebut Syafrizal

Baca Selanjutnya: Penyuluh Laporkan Perkembangan...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami