GO-Pay Gandeng Filantropi Indonesia Mudahkan Masyarakat Berdonasi

GO-Pay Gandeng Filantropi Indonesia Mudahkan Masyarakat Berdonasi
UANG | 18 Februari 2019 17:21 Reporter : Kamilah

Merdeka.com - GO-PAY berkolaborasi dengan Filantropi Indonesia untuk kembangkan inovasi donasi dan filantropi digital. Kolaborasi ini bagian dari inisiatif terbaru GO-PAY, yaitu GO-PAY for GOOD yang bertujuan untuk mudahkan masyarakat dalam berdonasi demi membuat Indonesia bisa lebih sejahtera secara merata.

"Dulu saya memulai karir ketika membantu rehabilitasi pasca tsunami di Aceh. Saya telah melihat gerakan-gerakan sosial seperti GOJEK peduli anak yatim dari berbagai serta inisiatif yang dilakukan oleh mitra-mitra GOJEK dalam mengumpulkan bantuan untuk korban bencana di penjuru Indonesia," ujar CEO GO-PAY, Aldi Haryopratomo di Jakarta, Senin (18/2).

Ada tiga komponen utama dalam kolaborasi ini yaitu memfasilitasi organisasi anggota Filantropi Indonesia dalam pemanfaatan GO-PAY dalam donasi digital, capacity building, dan mempromosikan terkait donasi digital.

"Kami ingin mendorong semakin luasnya pemanfaatan kemudahan pembayaran non-tunai, termasuk dalam membantu sesama lewat donasi. Kami melihat donasi digital memiliki potensi untuk turut membantu membangun Indonesia lebih sejahtera secara merata. Maka, GO-PAY for GOOD kami hadirkan sebagai inovasi terbaru memudahkan pengguna GO-PAY dalam membantu sesama," kata Aldi.

Program ini memudahkan pengguna GO-PAY berdonasi ke ratusan organisasi dan rumah ibadah. Cukup dengan scan kode QR atau memilih GO-PAY sebagai metode pembayaran. Pemanfaatan teknologi pembayaran non-tunai dalam berdonasi ini diharapkan membuat pengumpulan donasi untuk masyarakat menjadi lebih mudah, aman , dan transparan.

Co-Chair Badan Pengarah Filantropi Indonesia, Erna Witoelar mengatakan potensi donasi nisa mencapai Rp 200 triliun. Namun, saat ini baru terkumpul Rp 6 triliun per tahun.

Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Sosial, Marzuki mengungkapkan Kementerian Sosial sangat mengapresiasi inovasi dan kemitraan strategis dalam meningkatkan donasi digital ini. Marzuki juga berharap tingkat ketimpangan sosial di Indonesia akan semakin menurun dengan adanya donasi digital tersebut.

"Saya mengapresiasi tentang inovasi donasi digital yang di hadirkan oleh GO-PAY ini, yang semakin diperkuat melalui kolaborasi dengan Filatropi Indonesia. Dalam beberapa tahun belakangan, tingkat ketimpangan doi Indonesia semakin menurun kurang dari 0,4 di tahun 2018. Saya berharap dengan adanya inovasi ini angka tersebut dapat semakin menurun," jelasnya.

Langkah awal program GO-PAY for GOOD dimulai saat GO-PAY bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam menghadirkan inovasi sedekah digital menjelang bulan suci ramadhan tahun 2018.

Dilanjutkan kemudian dengan Baznas dan Kita bisa.com dalam pengumpulan dana untuk korban bencana gempa di Lombok, gempa dan tsunami di Pali-Dobgala, Serta tsunami di Banten dan Lampung. Sejak April 2018 hingga Februari 2019, donasi digital GO-PAY telah membantu mengumpulkan Rp 13 miliar dari sekitar 131.000 donatur. (mdk/azz)

Baca juga:
5.850 SPBU Pertamina Ditargetkan Terapkan Digitalisasi di Juni 2019
Perkenalkan Tasia, Chatbot dan Asisten Virtual 24 Jam dari Auto2000
Konsultan: Permintaan Ruang Kantor Dari Perusahaan Berbasis Teknologi Cukup Tinggi
Sri Mulyani: Di Masa Depan, Mayoritas Pekerjaan Manusia Dikerjakan Robot
Menteri Jonan Beberkan 4 Industri yang Berkembang Pesat di Masa Depan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami