Google: Indonesia Negara Terbesar di ASEAN dari sisi Online Travel

UANG | 24 September 2019 15:20 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dalam merayakan Hari Pariwisata Sedunia, Google membagikan hasil analisis mengenai perkembangan pariwisata di Indonesia. Industri Manager Google Indonesia, Zulfi Rahardian menjelaskan bahwa Indonesia menjadi negara terbesar di Asia Tenggara dari sisi online travel.

Dia menyebut menyebut bahwa GDP yang diperoleh Indonesia selama 18 bulan terakhir dari online travel market sebesar Rp8,6 miliar.

"Indonesia menjadi negara terbesar untuk online travel di wilayah Asia Tenggara. GDP yang diperoleh sebesar Rp8,6 miliar dan ini meningkat sebesar 20 persen. Pertumbuhan ini tentu didukung oleh Online Travel Aggregator (OTA), airlines, hotel chains, dan juga adopsi smartphone yang semakin berkembang," tegas Zulfi Rahardian, Jakarta, Selasa (24/9).

Meningkatnya pencarian mengenai pariwisata sebesar 39 persen ini akan memberi kesempatan kepada industri OTA dan industri wisata lokal untuk terus berinovasi memberikan layanan yang terbaik.

Pencarian mengenai pariwisata ini juga di dominasi oleh destinasi di wilayah domestik yang meningkat sebesar 20 persen.

"Pencarian promo dan harga itu yang paling banyak dicari. Pencarian ini meningkat sebesar 38 persen. Namun, promo dan harga bukan satu-satunya yang dicari. Konsumen juga mencari fitur dan layanan yang ada di brand OTA tersebut. Hal ini karena konsumen semakin cerdas dan butuh layanan yang baik dari setiap OTA," ucapnya.

Tidak hanya masalah harga saja yang meningkat, tetapi pencarian hotel dan akomodasi juga naik sebesar 37 persen.

"Adanya permintaan dari konsumen akan kebutuhan akomodasi yang terjangkau dan layanan yang baik, sehingga membuat mereka (industri pariwisata) terus berkembang. Sebab, prinsip konsumen adalah jalan-jalan tidak melulu harus mahal," jawabnya.

Hal ini juga diperkuat dengan fakta bahwa pencarian terkait Near Me, atraksi atau experiences meningkat sebesar 3,6x lipat atau 47 persen. "Ini sangat memungkinkan lokal bisnis untuk ikut berkembang dengan industri pariwisata di Indonesia," tegasnya.

Vice President Marketing Airy, Ika Paramita juga menambahkan bahwa pihaknya juga mengalami kenaikan yang signifikan dalam transaksi. Ditambah lagi tren dalam mencari akomodasi murah semakin populer.

"Airy memiliki lebih dari 2000 partner hotel di lebih dari 100 kota. Airy akan terus mempertahankan posisinya sebagai budget hotel. Dengan strategi ini, airy akan terus membantu dalam memberdayakan hotel-hotel lokal yang tidak terjangkau oleh konsumen," jawabnya.

Reporter Magang: Rhandana Kamilia

Baca juga:
Inovasi Big Data Dongkrak Industri Pariwisata Indonesia
Tempat-Tempat Wisata Ini Mendadak Dibanjiri Pengunjung karena Viral di Medsos
Menhub Akan Bangun Konektivitas Yogya, Solo dan Semarang
Kemenhub: Jangan Sampai Ada Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo
Ini Cara Mengurus Paspor Hilang karena Kelalaian
Negeri di Atas Awan Lebak Banten, Pesona Wisata Dekat dengan Jakarta

(mdk/idr)