Grab Jajaki Kerjasama Penggunaan Mobil Listrik Bareng Hyundai dan Toyota

UANG | 13 Agustus 2019 15:06 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan Grab Indonesia akan menggandeng Hyundai dan Toyota untuk menyediakan mobil listrik bagi perusahaan tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan rencana yang baik menunggu adanya pabrik mobil listrik di Indonesia.

"Tadi dijelasin, mereka tadi minta dengan Hyundai dan Toyota, saya kira silakan saja tidak ada masalah. Dia boleh impor dalam periode waktu tertentu dan jumlah tertentu sampai industrinya jadi," ujar Menko Luhut saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/8).

Menko Luhut melanjutkan, saat ini peraturan mengenai implementasi mobil listrik sudah mulai rampung. Tinggal menunggu ratifikasi di Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM). "Sudah, tadi Perpresnya sudah keluar, sekarang mungkin ratifikasi di KemkumHAM," jelasnya.

Sementara itu, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, pihaknya siap mendukung pemerintah dalam mendorong implementasi mobil listrik karena kendaraan ini dianggap ramah lingkungan. Meski demikian, Grab belum mau terlalu banyak bicara mengenai hal ini.

"Berkaitan dengan dukungan Grab untuk electric vehicles, di mana kami membahas beberapa tahap-tahap untuk menuju ke implementasinya. Dan mungkin masih terlalu early sekarang untuk didiskusikan, tetapi yang kita bicarakan adalah tahapan tahapannya," jelasnya.

Baca juga:

Temui Luhut, Bos Grab Bakal Buka Layanan Paket Wisata di Danau Toba

Bos Grab Harap Taksi Online Tak Kena Perluasan Ganjil Genap

Kantor Pusat Kedua Grab Dapat Mencegah Brain Drain Anak Bangsa

Tarif Baru Ojek Online Mulai Berlaku, Ini Kata Grab dan Gojek

Inilah 88 Kota yang Tarif Ojek Online Naik Hari Ini

Klarifikasi Grab Indonesia Terkait Mobil Ringsek Ditimpa Truk di Karawaci

KPPU Selidiki Dugaan Monopoli OVO untuk Pembayaran Parkir Mal Lippo Group

(mdk/bim)