Gubernur BI: Suku Bunga Nol Persen Tak Jamin Ekonomi Maju

Gubernur BI: Suku Bunga Nol Persen Tak Jamin Ekonomi Maju
UANG | 29 Agustus 2019 15:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan, suku bunga nol persen sudah terbukti bukan jaminan ekonomi negara bisa maju. Sudah ada negara-negara maju yang suku bunganya rendah tapi tak efektif mendorong pertumbuhan.

Menurutnya, kini bank sentral sudah tidak dapat mengandalkan suku bunga saja. Berbagai negara juga mulai memadukan kebijakan suku bunga dan kuantitatif.

"Terlihat di sejumlah negara maju suku bunga sudah nol tapi kurang mampu menjaga stabilitas harga atau bahkan mendorong pertumbuhan, sehingga di sejumlah negara maju melakukan pelonggaran kuantitatif dari sisi uang beredar. Jadi respons kebijakan dari bank sentral tak bisa hanya mengandalkan suku bunga," ujar Perry di Bali, Kamis (29/8).

Dia mengingatkan, tugas bank sentral di berbagai negara tak melulu soal suku bunga dan inflasi, tetapi ikut menjaga stabilitas sistem keuangan sehingga kebijakan makroprudensial diterapkan di berbagai negara.

"Bank sentral perlu mengkomplementer suku bunga dengan stabilitas nilai tukar, kebijakan uang beredar, dengan kemudian makroprudensial," ujar Perry.

Berkurangnya keefektifan suku bunga dinilai Perry sebagai salah satu dari empat tanda melemahnya globalisasi dan bangkitnya digitalisasi. Tiga pertanda lain adalah perang dagang, arus modal dan nilai tukar yang volatile, dan maraknya digitalisasi.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memutuskan menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen. Suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi sebesar 4,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25 persen.

Reporter: Tommy Kurnia

Seumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Dorong Pertumbuhan Ekonomi di 2020, BI Buka Peluang Turunkan Suku Bunga
Penurunan Suku Bunga BI Sinyal Positif Bagi Dunia Usaha
Suku Bunga BI Turun, Pengusaha Dorong Perbankan Sesuaikan Bunga Pinjaman
Menko Darmin Nilai Penurunan Suku Bunga BI Genjot Investasi
Penurunan Suku Bunga BI Belum Sanggup Dongkrak IHSG
BI Turunkan Bunga Acuan 25 Bps Jadi 5,5 Persen

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami