Hadapi Persaingan Tenaga Kerja, Waskita Karya Tingkatkan Kualitas SDM

UANG | 10 Juli 2019 16:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi persaingan tenaga kerja. Salah satu caranya dengan melakukan pelatihan berdasarkan ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management System.

Kegiatan ini diikuti oleh internal auditor Quality Health Safety Environment (QHSE) baik dari segi jumlah maupun kualitasnya.

"Lebih dari 30 personil calon auditor internal QHSE ini diharapkan mampu melakukan self assessment rutin dalam mengendalikan kinerja QHSE yang unggul dan zero accident atau incident injury free," ungkap Director of Business Development & Quality, Safety, Health and Environment PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Fery Hendriyanto di Jakarta, Rabu (10/7).

Di masa pemerintahan Presiden Jokowi, pembangunan infrastruktur gencar dilakukan. Diperkirakan hal ini masih terjadi dalam periode masa kepemimpinan kedua nanti. Ditambah, saat ini sejumlah BUMN dituntut harus berekspansi ke luar negeri.

Ditegaskan Fery, penerapan QHSE di PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengikuti standar yang berlaku secara internasional. PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengikuti standar OHSAS 18001 untuk Sistem Manajemen K3 yang kemudian di tahun 2018 diperbaharui menjadi ISO 45001:2018, dan saat ini PT Waskita Karya (Persero) Tbk sedang menjalankan proses untuk mendapatkan sertifikasi ISO 45001:2018.

ISO 45001:2018 adalah standar internasional SMK3 pertama di dunia yang menetapkan persyaratan high level structure/struktur level tinggi berdasarkan ISO GUIDE 83 (“annex SL”).

"Sistem ini memfasilitasi proses implementasi beberapa sistem manajemen yang dimiliki Waskita secara lebih harmonis, terstruktur dan efektif," terangnya.

Melalui standar ini, Waskita dipastikan selalu menyediakan kerangka kerja yang kuat dan efektif untuk mengurangi risiko di tempat kerja dan menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat untuk pekerja, subkontraktor, pemasok, pengunjung, dan tamu yang memungkinkan untuk proaktif meningkatkan kinerja SMK3-nya.

Acara pelatihan ini dihadiri oleh Director of Business Development & Quality, Safety, Health, and Environment PT Waskita Karya (Persero) Tbk Fery Hendriyanto, para manajer QHSE, dan perwakilan dari business unit dan corporate office.

Baca juga:
Waskita Karya Garap Renovasi Bandara Juanda, Nilai Proyek Rp 685 Miliar
Waskita Karya Gandeng HDEC Kembangkan Peluang Bisnis Konstruksi
KPK Periksa Direktur Keuangan PT Waskita Karya Terkait Kasus 14 Proyek Fiktif
KPK Periksa Staf Keuangan Waskita Karta Terkait Korupsi 14 Proyek Fiktif
Waskita Karya Jadi Kontraktor Renovasi Masjid Istiqlal
Waskita Karya Sebar Dividen Rp 990 Miliar

(mdk/idr)