Harga Cabai Anjlok Jadi Rp3.000 per Kg, Petani Merugi dan Pilih Bakar Tanaman

Harga Cabai Anjlok Jadi Rp3.000 per Kg, Petani Merugi dan Pilih Bakar Tanaman
Cabai. ©2018 Merdeka.com
EKONOMI | 7 September 2021 18:30 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Petani cabai di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengalami kerugian akibat harga cabai terus menurun. Bahkan, harga cabai per kilogramnya hanya Rp3.000.

"Kali ini harga cabai terus anjlok, jadi kami tentu merugi," kata Petani cabai Karangampel, Kabupaten Indramayu, Tirta dikutip dari Antara Indramayu, Selasa (7/9).

Menurutnya, sudah empat bulan lamanya harga cabai milik petani sangat rendah per kilogramnya hanya dihargai di bawah Rp10.000 dan bahkan sampai Rp3.000.

Kondisi itu membuat para petani cabai tidak bisa memanen hasil, karena dengan harga di bawah Rp10.000 per kilogram, tidak menutupi ongkos produksi.

Apalagi kata Tirta, saat ini insektisida, pupuk dan tenaga harian mengalami peningkatan, sedangkan harga anjlok, sehingga membuat petani merugi. "Harga pupuk, obat dan pekerja naik, sedangkan cabai anjlok, otomatis kita rugi," tuturnya.

Sementara petani cabai lainnya Soleh, mengaku dengan harga anjlok, maka dia lebih memilih memusnahkan tanamannya dengan cara dibakar.

Karena lanjut Soleh, ketika tanaman itu dibiarkan, maka sawah yang disewanya tidak menghasilkan, padahal dia harus membayarnya.

"Tanaman cabai terpaksa kita musnahkan, karena harganya murah, jadi mending ditanami tanaman lain," katanya. (mdk/idr)

Baca juga:
Kementan Ungkap Penyebab Anjloknya Harga Cabai
Strategi Kementan Antisipasi Anjloknya Harga Cabai di Pasaran
Bantu Petani, Ganjar Minta ASN Borong Cabai
Harga Cabai Rawit Merosot Hingga Rp42.000 per Kilogram
Cuaca Ekstrem Bikin Harga Cabai Naik Hingga 12,6 Persen
Pasca Iduladha, Harga Cabai di Tangerang Kembali Stabil

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami