Harga minyak dunia mulai merangkak naik

UANG | 18 November 2017 12:30 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - Harga minyak dunia pulih dari penurunan beberapa hari terakhir pada Jumat (Sabtu pagi WIB). Pulihnya harga minyak dunia ini akibat imbas dari melemahnya nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap enam mata uang dunia.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, naik USD 1,41 menjadi menetap di USD 56,55 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari, naik USD 1,36 menjadi ditutup pada USD 62,72 per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak telah tergelincir dari level tertinggi dua tahun awal pekan ini, karena pasar khawatir bahwa persediaan minyak mentah AS yang meningkat berpotensi merusak upaya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mengetatkan pasar.

Selain itu, jumlah rig yang beroperasi di ladang-ladang minyak AS tidak berubah pada 738 rig minggu ini. Persediaan minyak mentah AS naik 1,9 juta barel pada pekan yang berakhir 10 November, menjadi 459 juta barel, lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Para analis mengatakan, kenaikan cadangan minyak mentah AS dikombinasikan dengan prospek permintaan global yang suram, membuat para investor khawatir tentang kelebihan pasokan global terus berlanjut.

Dalam Laporan Pasar Minyak (Oil Market Report) yang dirilis pada Selasa (14/11), badan Energi Internasional (IEA) memangkas proyeksi permintaan minyak dunia sebesar 100.000 barel per hari (bph) untuk 2017 dan 2018, menjadi sekitar 1,5 juta barel per hari pada 2017 dan 1,3 juta barel per hari pada 2018. (mdk/sau)

Harga emas Antam turun Rp 5.000 ke posisi Rp 633.652 per gram

Kemenhub tambah 2 trayek tol laut di Indonesia Timur

OJK usulkan relaksasi pajak tingkatkan peran pasar modal bangun infrastruktur RI

Menteri Darmin bantah penyederhanaan golongan listrik pengaruhi inflasi

OJK dorong Pemda terbitkan obligasi daerah percepat pembangunan infrastruktur

Kemenkeu sebut anggaran pemerintah lebih banyak untuk bangun infrastruktur

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.