Harga Pangan Makin Mahal Awal Ramadan, Kenaikan Tertinggi pada Daging Ayam

Harga Pangan Makin Mahal Awal Ramadan, Kenaikan Tertinggi pada Daging Ayam
Penjual daging ayam. ©2015 Merdeka.com
EKONOMI | 13 April 2021 11:50 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ngadiran mengatakan, sejumlah bahan pangan di pasar wilayah Jabodetabek dan Bandung mulai merangkak naik pada awal Ramadan tahun ini. Terutama untuk komoditas daging ayam dan minyak goreng.

"Kita lihat memang (harga pangan) mulai ke tren kenaikan ya mas di Jabodetabek dan Bandung sih. Seperti daging ayam dan minyak goreng nih," ucapnya saat dihubungi Merdeka.com, Selasa (13/4).

Dia mencatat, kenaikan harga pangan tertinggi di awal Ramadan ini terjadi pada komoditas daging ayam. Adapun saat ini harga jual daging ayam mencapai Rp40.000 per kilogram (Kg).

"Jadi, harga daging ayam ini sudah naik tinggi ya di awal puasa ini. Karena sebelumnya paling dijual sekitar Rp30-32 ribu," tuturnya.

Dia menyebut, tingginya kenaikan harga jual daging ayam itu akibat kian meningkatnya permintaan masyarakat. Menyusul bahan pangan dengan kandungan protein hewani tinggi tersebut telah menjadi primadona masyarakat untuk hidangan utama saat berbuka puasa maupun sahur.

"Kan banyak yang buat macam-macam olahan dari ayam untuk menu nanti berbuka ataupun sahur. Sehingga permintaannya pasti naik," tekannya.

2 dari 2 halaman

Harga Minyak Goreng Turut Naik

goreng turut naik

Kemudian, tren kenaikan juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Kenaikan sendiri berkisar Rp1.000 per Kg.

"Karena (harga) minyak goreng sebelumnya Rp12.500 per kilogram. Sekarang sudah Rp13.500 per kilo nya. Naik ya mulai," ungkapnya.

Serupa dengan kenaikan daging ayam, mulai merangkaknya harga jual minyak goreng juga dipicu oleh peningkatan permintaan. "Karena kebutuhan minyak juga (penting) untuk makanan," bebernya.

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah untuk lebih mewaspadai adanya tren kenaikan sejumlah bahan pangan. Khususnya untuk komoditas daging ayam dan minyak goreng.

"Sehingga nanti masyarakat atau konsumen tidak dibebankan atas kenaikan harga yang terjadi. Di sisi lain, kewaspadaan juga penting agar pedagang nantinya tidak sebagai pihak yang disalahkan kalau harga naik lebih tinggi lagi," tukasnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Kenaikan Harga Telur Ayam Dinilai Lebih Rendah dari Ramadan 2020
Mendag Tekankan Perlunya Sinergi Jaga Stok dan Harga Bahan Pokok Saat Ramadan 2021
KPPU Peringatkan Pedagang Tak Sembarang Naikkan Harga Manfaatkan Ramadan
Harga Ikan Terpantau Stabil Jelang Ramadan 2021
Dinas Pangan DKI Prediksi Ada Kenaikan Harga Bahan Pokok saat Ramadan
Harga Daging Ayam di Jember Meroket Jelang Ramadan
KPPU Ingatkan Masyarakat Tak Timbun Bahan Pokok Jelang Ramadan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami