Harga Tiket Kereta Non-Subsidi Dekati Tarif Batas Atas di Musim Liburan

UANG | 18 November 2019 13:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan bahwa tarif kereta subsidi tidak mengalami kenaikan pada masa angkutan Natal dan tahun baru (Nataru) 2019-2020.

Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro mengatakan, tarif tiket kereta subsidi (Public Service Obligation/PSO) tidak ada perubahan, sedangkan untuk kereta non subsidiā€Ž (non PSO) akan mengikuti Tarif Batas Bawah (TBB) dan Tarif Batas Atas (TBA).

"Kalau tiket menyangkut PSO tak ada kenaikan karena fixed harga tiketnya. Kalau non PSO ikuti aturan tak akan lebihi TBA," kata Edi di Gedung Jakarta Railways Center, Jakarta, Senin (18/11).

1 dari 1 halaman

Tarif Kereta Tak Lebihi Tarif Batas Atas

Menurut Edi, TBB dan TBA akan dijadikan acuan KAI dalam menetapkan tarif. Dia menjamin tarif kereta tidak lebih dari TBA yang sudah ditetapkan.

"Direktorat niaga itu membaca situasi. Ini yang non PSO ya, karena yang non PSO dibatasi TBA dan TBB, nah ini dilihat animo atau masyarakat yang akan menggunakan," ujarnya.

Direktur Komersial KAI Dody Budiawan mengungkapkan, tarif kereta akan mengalami kenaikan menuju TBA ketikan akhir pekan, seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang.

"kita mengacu tbb tba. Paling di weekend naiknya," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Gapeka 2019 Diterapkan, Jumlah Pengoperasian Kereta Bertambah dan Jadwal Berubah
Penumpang Diprediksi Naik, KAI Tambah Operasi Kereta di Libur Natal dan Tahun Baru
Lima Pekerja Tertimbun Longsor Proyek Double Track Bogor-Sukabumi, 2 Tewas
KAI Mulai Antisipasi Kenaikan Penumpang saat Libur Natal dan Tahun Baru
KAI Beli 36 Lokomotif yang Bisa Serap Biodiesel 20 Persen
KAI Rancang Aturan Baru, Harga Tiket Kereta Berbeda Sesuai Lama Waktu Keberangkatan