Hari Laut Sedunia, Menteri Edhy Ingatkan Masalah Sampah Plastik Harus Segera Diatasi

Hari Laut Sedunia, Menteri Edhy Ingatkan Masalah Sampah Plastik Harus Segera Diatasi
UANG | 8 Juni 2020 22:14 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, melakukan kunjungan ke Kepulauan Bala Bangka, Mamuju di peringatan Hari Laut Sedunia. Dalam kunjungan tersebut Menteri Edhy mengatakan sampah laut perlu segera ditangani karena berdampak negatif pada sektor pariwisata, kerusakan lingkungan dan ekosistem laut serta kesehatan manusia.

"Kita harus melakukan inovasi untuk pengelolaan laut yang berkelanjutan dan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melindungi laut untuk kepentingan di masa depan, kata Menteri Edhy dalam sambutannya di Pulau Popoongan, Kepulauan Bala Balakang, Mamuju (8/6).

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut, pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik yang masuk ke laut sebanyak 70 persen pada tahun 2025. Dalam komitmen ini, perubahan perilaku menjadi salah satu strategi utama untuk mewujudkan laut bebas dari sampah.

Sampah yang masuk ke laut tidak hanya berasal dari daratan. Namun juga berasal dari pelayaran di laut, pulau-pulau kecil, hingga yang terbawa arus. Lebih dari 250 juta km2 wilayah lautan terdampak pencemaran. Maka dari itu, Menteri Edhy mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyatukan kekuatan dan sumberdaya untuk mengatasi persoalan sampah di laut.

"Menjaga sumberdaya di wilayah pesisir dan lautan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa melakukan sendiri, perlu kerjasama dengan dunia usaha, LSM, dan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir dan laut kita," tutur politisi Partai Gerindra ini.

Baca Selanjutnya: Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami