Hati-Hati Penipuan Pendaftaran Gelombang 12 Program Kartu Prakerja

Hati-Hati Penipuan Pendaftaran Gelombang 12 Program Kartu Prakerja
kartu prakerja. ©2020 Merdeka.com
UANG | 19 Januari 2021 09:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Manajamen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati jika mendapatkan informasi pembukaan gelombang 12 program Kartu Prakerja.

"Bisa jadi itu modus penipuan, lho! Alamat situs Kartu Prakerja yang resmi hanya www.prakerja.go.id (mohon pastikan situs diakhiri dengan go.id)," tulis keterangan di Instagram resmi @prakerja.go.id, Selasa (19/1).

Selain itu yang terpenting, pastikan Anda tidak memberikan data pribadi Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), nomor hp, alamat email, atau data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak bertanggungjawab.

Adapun pembukaan pendaftaran gelombang 12 Kartu Prakerja akan diumumkan melalui media sosial resmi Kartu Prakerja. Namun, Manajamen Pelaksana Program Kartu Prakerja belum bisa memastikan kepastian dibukanya kembali pendaftaran kartu prakerja.

"PMO masih terus berkoordinasi dengan KCK untuk pelaksanaan program Kartu Prakerja 2021. Begitu ada kabar segera akan kami sampaikan," kata Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu saat dihubungi Liputan6.com.

Kendati begitu, mekanisme dan teknis pelaksanaan sedang dalam tahap finalisasi antara Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) dengan Komite Cipta Kerja (KCK).

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Masuk Tahap Finalisasi
CEK FAKTA: Tidak Benar Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka April 2021
OVO Salurkan Dana Insentif Kartu Prakerja Rp3,4 Triliun
Program Kartu Prakerja Dinilai Bakal Tingkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Peserta Program Kartu Prakerja Membuka Usaha Baru
Capai 100 Persen, Program Kartu Prakerja Disebut Bakal Lanjut di 2021

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami