Hatta jadi Menkeu, BKPM yakin investasi makin banyak

UANG | 22 April 2013 13:02 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - Ditunjuknya Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri Keuangan dinilai tidak akan mengganggu investasi yang masuk ke Indonesia. Pasalnya, posisi tetap menteri keuangan juga menjadi pertimbangan masuknya investasi asing ke Indonesia.

Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mochamad Chatib Basri mengatakan investor tidak akan terpengaruh dengan adanya pelaksana tugas menteri keuangan yang dijabat Hatta Rajasa. Menurut dia, yang dikeluhkan para investor adalah masalah non teknis seperti perizinan daerah.

"Kemarin investor datang ke saya menyatakan oke saja (Hatta menjadi Plt Menkeu) walaupun sementara. Yang dikeluhkan mereka paling izin dan lain-lain," ujar Chatib dalam konferensi pers terkait penanaman investasi triwulan I 2013 di Kantornya, Jakarta, Senin (22/4).

Chatib pun enggan berkomentar banyak saat ditanya dirinya akan menjabat sebagai Menteri Keuangan nantinya. Bahkan, dia yakin investasi akan banyak yang masuk walaupun dirinya tidak menjabat lagi sebagai Kepala BKPM karena Indonesia saat ini masih menjadi primadona investasi.

"Investasi kan gak cuma satu orang. Secara institusi, kami established jadi saya yakin banyak investasi yang akan masuk nantinya karena investasi pengaruhnya ke infrastruktur," pungkas dia.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) mengangkat Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Keuangan menggantikan Agus Martowardojo. Namun, beberapa kalangan meragukan kemampuannya sebagai bendahara umum negara tersebut, meliputi beberapa pengamat ekonomi, lembaga swadaya seperti FITRA, termasuk Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).

(mdk/noe)