Hibah Modal Kerja Diserbu 28 Juta Pendaftar, Teten Minta Kuota Penerima Ditambah

Hibah Modal Kerja Diserbu 28 Juta Pendaftar, Teten Minta Kuota Penerima Ditambah
UANG | 12 November 2020 11:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah memberikan hibah modal kerja sebesar Rp2,4 juta kepada 12 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang belum belum bisa mengakses pembiayaan ke bank (bankable). Hal ini untuk mendorong perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menjelaskan, jumlah penerima program ini telah ditambah dari sebelumnya 9,1 juta penerima. Meski begitu, dia merasa jumlah ini masih kurang, karena ada 28 juta pelaku UMKM yang mendaftar untuk bisa menerima bantuan ini.

"Kita berikan hibah modal kerja Rp2,4 juta untuk 12 juta pelaku usaha. Memang ini sangat positif, namun jumlahnya kurang banyak. Yang terdaftar ke kami ada 28 juta yang mengajukan permintaan dari berbagai daerah untuk memperoleh hibah modal kerja," kata dia dalam Webinar Series 82 Tahun Sinar Mas, Kamis (12/11).

Teten mengatakan, program ini masih dalam tahap evaluasi untuk dilanjutkan di tahun depan, atau setidaknya hingga kuartal I-2020. Alasannya, Teten melihat pelaku usaha mikro masih cukup sulit untuk pulih seperti semula meski keadaan ekonomi diperkirakan membaik.

"Ini sedang kita evaluasi untuk tetap diajukan tahun depan, mungkin di kuartal I. Meskipun mungkin keadaan ekonomi sudah lebih baik tapi barangkali masih sulit kalau untuk usaha mikro," kata dia.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Pemerintah Dorong Kemitraan UMKM Terintegrasi Rantai Pasok dengan Usaha Besar
Tak Mampu Bayar Sewa, 10.000 Warteg Pindah dari Jakarta Sejak PSBB
Pemerintah Siapkan Rp2,5 M untuk Pengadaan Barang dan Jasa dari UMKM
4 Strategi Pemerintah Dorong Digitalisasi UMKM
Menkeu Sri Mulyani Keluhkan Sulitnya Dapatkan Data UMKM di Indonesia
Bos BRI Sebut Perbankan Fokus Selamatkan UMKM Selama Pandemi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami