Hingga 30 April 2020, Pemerintah Sudah Salurkan Bansos Rp61,4 Triliun

Hingga 30 April 2020, Pemerintah Sudah Salurkan Bansos Rp61,4 Triliun
UANG | 20 Mei 2020 18:27 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mencatat, hingga 30 April 2020 pemerintah sudah menyalurkan bantuan sosial atau bansos sebesar Rp61,4 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp54 triliun.

"Untuk bantuan sosial ini adalah salah satu yang di push oleh pemerintah terutama memasuki periode Covid ini realisasinya sudah Rp61,4 triliun lebih tinggi dibanding tahun lalu Rp54 triliun ini lebih tinggi 13,7 persen," ujar Suahasil, Jakarta, Rabu (20/5).

Realisasi belanja bansos sampai April 2020 tumbuh 13,7 persen untuk mendukung jaring pengaman sosial menghadapi pandemi Virus Corona melalui pemberian berbagai macam bantuan. Di antaranya program keluarga harapan bagi 9,96 juta KPM yang mulai April disalurkan secara bulanan.

"Kedua, kartu sembako dengan indeks Rp200.000 per KPM per bulan yang diperluas bagi 17,9 juta KPM. Ketiga penyaluran bansos sembako untuk keluarga penerima manfaat DKI Jakarta dan Bodebek. Kemudian, penyaluran bansos tunai bagi keluarga penerima manfaat di luar Jabodetabek," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Jaga Konsumsi Masyarakat

masyarakat rev1

Pemberian bantuan sosial tersebut perlu dilakukan untuk menjaga konsumsi masyarakat di tengah pandemi Virus Corona. "Ini tentu sesuatu yang terus kita dorong untuk menjaga konsumsi masyarakat terutama masyarakat di kelas menengah ke bawah," jelas Suahasil.

Belanja bansos ini tersebar dibeberapa kementerian antara lain Kemendikbud sebesar Rp3,3 triliun, lalu Kemenkes sebesar 24,2 triliun, Kemenag sebesar 0,3 triliun dan kemensos sebesar Rp33,5 triliun. (mdk/idr)

Baca juga:
Pemerintah Kurangi Persyaratan Penyaluran Dana Desa
Tumbuh Negatif, Pendapatan Pajak Baru Rp367 Triliun Hingga April 2020
Pemerintah Jokowi Sudah Tarik Utang Rp223,8 Triliun Hingga 30 April
April 2020, Pendapatan Negara Baru Rp549,5 Triliun dan Belanja Rp624 Triliun
Belanja Pegawai per April Naik Jadi Rp 68,2 T Akibat Tunjangan Guru dan Gaji Honorer

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami