Hingga Hari Ini, 17 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan dari Jasa Raharja

Hingga Hari Ini, 17 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan dari Jasa Raharja
Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo S. ©Liputan6.com/ayulestari wpn
UANG | 16 Januari 2021 17:04 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan, pihaknya telah menyerahkan santunan kepada 17 korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air bernomor penerbangan SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Penyerahan santunan langsung diberikan kepada ahli waris korban.

"Menindaklanjuti hal tersebut Jasa Raharja menghubungi dan melakukan kunjungan kembali kepada keluarga korban untuk mengkomunikasikan kepada pihak keluarga korban perihal persiapan penyerahan santunan kepada ahli waris korban sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya seperti ditulis Antara, Jakarta, Sabtu (16/1).

Penyerahan santunan dilakukan oleh Direktur Operasional PT Jasa Raharja Amos Sampetoding di Jakarta dan Kepala PT Jasa Raharja masing-masing Provinsi bersama Instansi terkait dan Forkompinda setempat melalui mekanisme transfer ke rekening ahli waris dan diserahkan secara simbolis kepada ahli waris.

“Atas langkah tersebut, hari ini Sabtu (16/1) Jasa Raharja menyerahkan santunan secara serentak di 4 Propinsi yaitu Jakarta, Kalimantan Barat, Jawa Barat dan Riau kepada 5 ahli waris korban yang diumumkan teridentifikasi pada hari Jumat (15/1)," kata Direktur Operasional Jasa Raharja Amos Sampetoding.

Sampai dengan saat ini dari 17 korban yang telah diumumkan teridentifikasi oleh DVI Polri semuanya telah diselesaikan dan diserahkan santunan oleh Jasa Raharja, antara lain Okky Bisma kepada istri sebagai ahli waris, Fadli Satrianto kepada orang tua/ayah sebagai ahli waris, Khasanah kepada suami sebagai ahli waris, Asy Habul Yamin kepada istri sebagai ahli waris, Indah Halimah Putri kepada orang tua sebagai ahli waris, Agus Minarni kepada anak sebagai ahli waris, Pipit Piyono kepada istri korban sebagai ahli waris, Yohanes Suherdi kepada istri korban sebagai ahli waris, Ricko kepada istri korban sebagai ahli waris.

Kemudian santunan bagi korban atas nama Supianto juga telah diserahkan kepada orang tua korban sebagai ahli waris, lalu Ikhsan Adhlan Hakim kepada orang tua korban sebagai ahli waris, Fa Mia Tresetyani Wadu kepada orang tua sebagai ahli waris, Xcu Fa Isti Yudha Prastika kepada Suami korban sebagai ahli waris, Dinda Amelia kepada orang tua korban sebagai ahli waris, Rahmawati kepada anak korban sebagai ahli waris, Toni Ismail kepada anak korban sebagai ahli waris, dan Putri Wahyuni kepada anak korban sebagai ahli waris.

“Setiap korban meninggal dunia memperoleh santunan sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah sebesar Rp50 juta rupiah sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15 Tahun 2017. Dalam hal ini penyelesaian Jasa Raharja kurang dari 24 jam sejak pengumuman teridentifikasi oleh DVI Polri," kata Amos. (mdk/did)

Baca juga:
Duka Keluarga Warnai Pemakaman Pramugari Korban Sriwijaya Air SJ-182
Pencarian Hari 7, Basarnas Angkut 33 Kantong Bagian Tubuh Korban Sriwijaya SJ-182
Tim DVI Polri: Sampel DNA 62 Korban Sriwijaya Air Telah Kita Terima
Serpihan Sriwijaya Air SJ-182 dan Pakaian Korban Kembali Ditemukan
Denjaka dan Kopaska Berhasil Angkut Mesin Sriwijaya Air Seberat 200 Kg
5 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi: Toni, Dinda, Isti, Putri dan Rahmawati
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ-182 di Kalbar Terima Santunan Rp50 juta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami