Hingga Maret 2019, Bank Mandiri salurkan kredit infrastruktur Rp 177,8 Triliun

UANG | 29 April 2019 18:54 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin mengatakan, hingga Maret 2019 Bank Mandiri telah menyalurkan kredit infrastruktur sebesar Rp 177,8 triliun. Kredit tersebut disalurkan kepada 7 sektor utama infrastruktur di Indonesia.

"Tak hanya secara individu, komitmen kami dalam mendukung percepatan penyediaan infrastruktur ini juga telah direalisasikan melalui kerjasama sindikasi pembiayaan dengan lembaga keuangan lain. Tercatat, hingga Maret 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp 66,7 triliun atau secara tahunan berhasil tumbuh 37,6 persen," kata Ahmad di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4).

Adapun rincian penyaluran kredit infrastruktur tersebut yakni transportasi (Rp 38,9 triliun), tenaga listrik (Rp 35,6 triliun), migas & energi terbarukan (Rp 27,4 T), konstruksi (Rp 20,5 triliun), Jalan tol (Rp 17,7 triliun), telematika (Rp 16,8 triliun), perumahan rakyat & fasilitas kota (Rp 9,6 triliun), dan infrastruktur lainnya (Rp 11,3 triliun).

Dia mengungkapkan, bentuk dukungan lain juga tercermin pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana pada tiga bulan pertama tahun 2019, total KUR disalurkan mencapai Rp 5,17 triliun atau sekitar 20 persen dari target tahun 2019.

"Adapun 51 persen dari nilai tersebut atau Rp 2,64 triliun telah disalurkan kepada sektor produksi, yakni pertanian, perikanan, industri pengolahan dan jasa produksi. Sejak pertama kali disalurkan hingga Maret 2019, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 71,1 triliun kepada lebih dari 1,32 juta debitur di seluruh Indonesia," ujarnya.

Secara keseluruhan, Bank Mandiri mencetak pertumbuhan kredit sebesar 12,4 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada triwulan I-2019 menjadi Rp 790,5 Triliun. Dari total penyaluran kredit tersebut, Siddik melanjutkan, penyaluran kredit produktif tercatat sebesar Rp 522,6 triliun atau 76,3 persen dari portofolio kredit bank only.

Rinciannya, kredit modal kerja (bank only) sebesar Rp 295,8 triliun atau tumbuh 7,0 persen yoy dan kredit investasi mencapai Rp 226,7 triliun, naik 13,6 persen yoy.

Baca juga:
Triwulan I-2019, Kredit Bank Mandiri Tumbuh 12,4 Persen Jadi Rp 790,5 Triliun
Laba Bank Mandiri Tumbuh 23,4 Persen Menjadi Rp 7,2 Triliun
Pengusaha UKM Didorong Melek Digital Guna Genjot Daya Saing
Pekan ini, Bank Mandiri Mulai Tawar Harga Bank Permata
Bank Mandiri Tawarkan Kredit Sepeda Motor Cicilan Rp 400.000 per Bulan, ini Caranya
Tumbuh 65,74 Persen, Laba Bank Syariah Mandiri 2018 Capai Rp 605 Miliar

(mdk/azz)