Hutama Karya Butuh Rp80,5 Triliun Rampungkan Tol Trans Sumatera Tahap I

Hutama Karya Butuh Rp80,5 Triliun Rampungkan Tol Trans Sumatera Tahap I
Tol Trans Sumatera. Istimewa ©2018 Merdeka.com
UANG | 17 November 2020 14:41 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - PT Hutama Karya (Persero) membutuhkan dana sekitar Rp80,5 triliun untuk pembangunan proyek Tol Trans Sumatera tahap pertama agar kondisi keuangan BUMN ini tetap dalam keadaan sehat.

"Kekurangannya adalah Rp80,5 triliun. Ini kami harap bisa kami terima awal 2023 karena fisiknya 2022 akhir akan selesai," kata Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto ketika rapat virtual dengan Komisi XI DPR RI dikutip dari Antara di Jakarta, Selasa (17/11).

Dalam pemaparannya, Budi menjelaskan kekurangan pendanaan itu dengan asumsi BUMN Karya ini mendapatkan dukungan Badan Layanan Umum (BLU) yang akan dibentuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp19 triliun dalam empat tahun.

Adapun kebutuhan pendanaan Tol Trans Sumatera tahap I, baik di lima ruas tol sudah beroperasi sepanjang 513 kilometer dan delapan ruas tol dalam proses konstruksi sepanjang 643 kilometer itu mencapai Rp152 triliun.

Kemudian, ada dukungan konstruksi Rp15 triliun sehingga total seluruhnya untuk tahap I mencapai Rp168,24 triliun.

"Kebutuhan likuiditas yang kami perlukan Rp120 triliun, sudah tersedia sampai tahun 2020 Rp39,7 triliun, di mana Rp27 triliun adalah PMN. Kami juga melakukan pinjaman Rp31 triliun, jadi kami masih perlukan PMN Rp80,5 triliun," jelasnya.

Budi melanjutkan agar aliran kas BUMN ini aman hingga 2023, pihaknya setidaknya membutuhkan Rp3 triliun namun dengan catatan proyeksi keuangan merugi karena depresiasi hingga tahun 2029.

Baca Selanjutnya: Pendapatan Minus...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami