Ibu Kota Baru Punya Tol Bawah Laut Terdalam di Dunia, Tender Mulai 2023

Ibu Kota Baru Punya Tol Bawah Laut Terdalam di Dunia, Tender Mulai 2023
Maket Ibu Kota Baru. ©2019 dok. Kemen PUPR
EKONOMI | 5 Oktober 2022 14:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebut bahwa proses menuju pembangunan tol bawah laut di Ibu Kota Negara baru (IKN) terus berjalan. Saat ini, rencana pembangunan masih dalam tahap uji kelayakan atau feasibility study.

Tol bawah laut ini rencananya akan mengadopsi yang dilakukan Korea Selatan. Bahkan, ini diklaim bakal menjadi tol bawah laut terdalam di dunia.

Tol bawah laut IKN Nusantara tersebut bakal menyambungkan salah satu jalan tol di sekitar ibu kota baru, yakni ruas Tol Balikpapan Samarinda Km 11-Junction Pulau Balang. "Lagi didesain, lagi di feasibility study dan desain," ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur, ditulis Rabu (5/10).

Kendati begitu, dia tak merinci sudah sejauh mana progres tersebut. Namun, Basuki mengungkap kalau proses tender proyek diharapkan bisa dilangsungkan tahun depan. "Mudah-mudahan 2023 nanti dimulai, ditender," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Contek Korea Selatan

Basuki memastikan kalau rencana itu bisa di realisasi. Pasalnya, model yang sama telah dilakukan di Korea Selatan.

Dia menerangkan kalau model terowongan tol bawah laut ini bukan digali secara konvensional. Tapi, seperti struktur terowongan yang ditenggelamkan ke bawah laut.

"Bisa sekali itu, di Korea itu paling dalam saja bisa. ini modelnya bukan digali, tapi dengan kayak kontainer yang ditaro di bawah laut. bukan digali jadinya," bebernya.

Dengan proses yang masih tahap awal ini, Basuki belum mengungkap berapa besaran anggaran yang disiapkan untuk pembangunan tol bawah laut itu.

Dia menegaskan untuk anggaran masih menunggu feasibility study. "Belum ada (anggaran), masih nunggu feasibility study," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Siapkan Dana Rp43 Triliun

Basuki mengatakan telah gelontorkan anggaran Rp43 triliun untuk pembangunan infrastruktur dasar di IKN Nusantara. Mulai dari pembangunan jalan tol, hingga istana presiden.

"Kalau total semua itu Rp43 triliun sampai 2024, itu multiyears, tahun ini Rp4,5 triliun apa Rp4,9 triliun gitu. Semua selesai 2024," ujarnya,

Dia mengatakan kalau total Rp43 triliun itu akan dibangun kantor presiden, kantor wakil presiden, kementerian, land development, jalan tol, jalan nasional. Serta anitasi, air minum, dan rusun para pekerja.

Dia menyebut besaran anggaran ini sudah cukup untuk membangun infrastruktur dasar di IKN. Ditambah lagi, adanya proses ketat untuk alokasi anggaran ke IKN Nusantara.

"Udah semua. kalau nggak ada di dipa ngga boleh, cairnya tergantung progress pengerjaan. Cuma kalau nggak ada di dipa ngga bakal ada kontrak nggak berani tender nggak boleh tender," bebernya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Baca juga:
Jokowi Siapkan Insentif untuk Investor Bangun Ibu Kota Baru, Seperti Apa?
Ini Strategi Pemerintah Jadikan IKN Kota Layak Huni
Dunia Dibayangi Resesi Ekonomi di 2023, Bagaimana Nasib Pembangunan Ibu Kota Baru?
Staf Erick Thohir: Tak Ada Sepeserpun PMN BUMN untuk Ibu Kota Baru
Menteri LHK Siti Nurbaya: Pembangunan IKN Tidak Merusak Alam
Gede Pasek: Jika Anies-AHY Menang Proyek Hambalang Diselesaikan, IKN Diperlambat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini