IHSG Anjlok, 12 BUMN Siap Buyback Saham Capai Rp8 Triliun

IHSG Anjlok, 12 BUMN Siap Buyback Saham Capai Rp8 Triliun
UANG | 10 Maret 2020 11:33 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerintahkan emiten BUMN bersiap melakukan buyback saham (pembelian saham kembali). Pembelian kembali saham ini sebagai langkah antisipasi dampak gejolak ekonomi.

Seperti yang diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 7 persen dengan nilai fundamental melebihi nilai transaksi di pasar.

Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, menyatakan ada 12 BUMN yang diperintahkan melakukan buyback saham.

"Dari perbankan, ada BRI, Mandiri, BNI dan BTN. Dari konstruksi, ada Wijaya Karya, Adi Karya, PP, Jasa Marga, dan Waskita Karya," ujar Arya di Kementerian BUMN, Selasa (10/3).

Lalu untuk sektor pertambangan, ada Antam, Bukit Asam dan Timah. Adapun, nilai dari buyback tersebut ialah Rp7 hingga Rp8 triliun.

Arya melanjutkan, periode dan strategi buyback diserahkan ke kebijakan masing-masing perusahaan.

Diharapkan, keputusan buyback saham BUMN ini dapat meningkatkan kinerja pasar serta memperbaiki kinerja keuangan. "Mudah-mudahan, ini bisa membuat market confidence dan bisa memperbaiki financial market," kata Arya.

1 dari 1 halaman

OJK Restui Buyback Saham Tanpa RUPS

buyback saham tanpa rups rev2

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengizinkan semua emiten atau perusahaan publik melakukan pembelian kembali (buyback) saham tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Aturan ini sebagai upaya memberikan stimulus perekonomian dan mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Ketentuan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran OJK Nomor 3/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Maret 2020 tentang Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan Dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik.

"OJk mencermati kondisi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak awal 2020 sampai dengan hari ini (9/3) yang terus mengalami tekanan signifikan yang diindikasikan dari penurunan IHSG sebesar 18,46 persen," demikian isi surat edaran OJK.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
IHSG Terjun Bebas Dipicu Wabah Virus Corona Menyebar Masif
Dow Futures Amerika dan IHSG Kompak Anjlok Tajam
IHSG Terimbas Virus Corona, Sandiaga Sarankan Investor Ambil Posisi Selektif Beli
Dampak Virus Corona ke Ekonomi Sejak Diumumkan Positif Masuk Indonesia
Virus Corona Masuk Indonesia, IHSG Ditutup Anjlok Tajam
Jokowi Umumkan Virus Corona Masuk Indonesia, IHSG Anjlok 1,02 Persen
Terdampak Virus Corona, IHSG Terjun Bebas ke 5.452,70

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami