IHSG dan Rupiah Terkapar, BKPM Yakinkan Investor Hal Sama Terjadi di Dunia

IHSG dan Rupiah Terkapar, BKPM Yakinkan Investor Hal Sama Terjadi di Dunia
UANG | 23 Maret 2020 13:25 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah terus mengalami tekanan dalam beberapa minggu belakangan. Kondisi tersebut disebabkan oleh penyebaran Virus Corona yang membuat pasar keuangan panik.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya terus menyakinkan investor untuk bertahan di Indonesia. Dia mengatakan, penyebaran Covid-19 tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.

"Saya ingin mengatakan di BKPM mengawal dan mengurus investasi PMA dan PMDN diluar pasar keuangan. Jadi tentang saham bukan merupakan bagian domain dari BKPM. Tetapi karena mereka ada yang listing di sini kami katakan ini bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi di dunia," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (23/3).

Bahlil mengatakan, untuk membuat investor betah di dalam negeri, pihaknya rutin melakukan komunikasi. Tidak hanya itu, BKPM juga terus mengawal para investor menyelesaikan seluruh investasi yang sebelumnya sudah dimulai sebelum Virus Corona masuk ke Indonesia.

"Mereka yang sudah melakukan investasi yang pabriknya sudah dibangun kami yakinkan mereka bahwa ini akan berlalu. Serta mengawal mereka sampai tingkat finishing investasi mereka," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Investasi Terhambat Akibat TKA Ahli Tak Bisa Masuk RI

akibat tka ahli tak bisa masuk ri

Meski demikian, ada beberapa hal yang membuat investasi terhambat. Salah satunya adalah sulit untuk mendatangkan tenaga ahli ke Indonesia sebab tertahan oleh kebijakan mendatangkan tenaga kerja asing dari luar Indonesia selama pandemi Covid-19 belum reda.

"Pada awalnya mereka memahami meskipun sekarang kita lihat banyak tenaga kerja ahli yang tidak bisa masuk. Tetapi mereka tetap melakukan pekerjaannya. Insya Allah ada perkembangan realisasi investasi di kuartal pertama 2020 dibandingkan kuartal pertama 2019," tandasnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
RSUD Moewardi Bikin APD untuk Tenaga Medis yang Tangani Pasien Corona
Sultan HB X Ibaratkan Wabah Corona Seperti Syair Serat Kalatidha Karya Ranggawarsito
1.512 Perusahaan di Jakarta Terapkan Langkah Pencegahan Covid-19
RSUD Banten akan Dikhususkan Rawat Pasien Corona Selama 3 Bulan
Kopi Kenangan Khawatirkan Pelemahan Rupiah Ganggu Bisnis Makanan
Obat Keras, Klorokuin Tidak Boleh Digunakan Sembarangan!
Adaro Sumbang Rp 20 Miliar Buat Lawan Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami