IHSG Diproyeksi ke Zona Hijau Usai Meredanya Tensi Perang Dagang

UANG | 13 September 2019 07:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak ke zona hijau pada perdagangan saham hari ini, Jumat (13/9). Mengingat, perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China kini terpantau mereda sementara.

Negeri tirai bambu tersebut mengumumkan untuk menghapus tarif impor pada lebih dari selusin barang AS mulai 17 September 2019. Ini lantas menggiring indeks ke teritori positif.

"Indeks kami prediksi akan ditransaksikan positif dengan diperdagangkan di level support 6.320 dan resistance di 6.400," ujar Analis PT Jasa Utama Capital Chris Apriliony kepada Liputan6.com.

Kendati demikian, prediksi sedikit berbeda dari riset Artha Sekuritas. Mereka memperkirakan IHSG akan tersungkur di zona merah.

"Secara teknikal, indeks akan terkoreksi. Itu di rentang support 6.289-6.315 dan resistance di 6.391-6.441," tutur Analis PT Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan.

"Sementara itu, investor akan mengantisipasi rilis beberapa data perekonomian dari China dan Amerika Serikat," lanjut dia.

Di situasi seperti ini, pihaknya meminta investor agar mengoleksi saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Sedangkan dari Jasa Utama Capital lebih mencermati saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), serta saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Presiden Jokowi Gelar Rapat, Genjot Industri Mebel di Indonesia
Kemenperin Dorong Penerapan Perlindungan Industri Tekstil dari Serbuan Produk Impor
Perang Dagang Berlarut Seret Harga Batubara September 2019 Makin Murah
Bank Mandiri Paparkan Dampak Buruk Perang Dagang ke Ekonomi RI
Manfaatkan Perang Dagang, Demonstran Minta Trump Bebaskan Hong Kong dari China
Tak Hanya China, Ini Deretan Negara Perang Dagang dengan Amerika Serikat

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.