IHSG Diramal Bakal Terkoreksi, Perhatikan Saham Ini

UANG | 17 September 2019 07:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal masih akan tertekan di pasar saham. Koreksi mendadak IHSG kemarin membuka kesempatan untuk bargain hunting.

Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menilai, investor dapat berburu saham bagus di harga terendah (bargain hunting) untuk sejumlah saham big caps.

Saham big caps ialah saham-saham yang terhitung berkapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) besar. Salah satunya seperti PT Astra International Tbk.

"Siklus ini dapat dimanfaatkan dengan bargain hunting dan lapis dua pilihan. Kami melihat indeks masih akan tertekan di rentang 6.187-6.259," kata dia dalam risetnya, Selasa (17/9).

Head of Research PT Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi melihat indeks akan diperdagangkan melemah dalam jangka pendek menengah.

Menurutnya, dari bullish trend, jangka menengah indeks berada di kisaran level 6.170 sebelum berbalik rebound.

"Sehingga secara teknikal kami masih proyeksikan IHSG masih akan mengalami pelemahan dengan support resistance 6170-6263," terang dia.

Adapun pada perdagangan hari ini, Lanjar menyebutkan beberapa saham yang laik beli seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), serta saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).

Sementara itu, dari Yuganur menganjurkan saham yang beragam seperti saham PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan saham PT PP Property Tbk (PTPP).

Baca juga:
Jelang Pengumuman Neraca Perdagangan, IHSG Diramal Bergerak Melemah
IHSG Menguat dan Kapitalisasi Pasar Melonjak di Pekan Kedua September
IHSG Diproyeksi ke Zona Hijau Usai Meredanya Tensi Perang Dagang
Didorong Sentimen Global, IHSG Diprediksi Bakal Perkasa
IHSG Diramal Menguat, Ini Rekomendasi Saham Pilihan
IHSG Hari ini Diramal Bergerak ke Zona Hijau

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT