IHSG Diramal Menguat Meski Kondisi Global Tak Kondusif

UANG | 14 November 2019 07:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mampu bergerak menguat di pasar saham untuk hari Kamis (14/11). IHSG diramal masih menguat meski sentimen global kian memanas.

Kepala Riset Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi Taulat menilai, IHSG berpeluang terkonsolidasi mencoba menguat pada rentang support resistance 6125-6200.

Dia mengungkapkan ketidakpastian eksternal masih cukup tinggi terutama dari Amerika Serikat (AS) dan China yang makin memanas dan kondisi politik di Hong Kong yang saat ini masih belum stabil.

Namun, menurutnya investor akan teralihkan perhatiannya pada data inflasi di AS sebagai petunjuk arah kebijakan the Fed selanjutnya sebelum Jerome powell berpidato didepan kongres.

1 dari 1 halaman

Perhatikan Saham Ini

Senada, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya berpendapat indeks akan mengalami kontinuasi rally (menguat) dengan ditransaksikan 6.200-6.250.

Investor pada hari ini menurutnya dapat mempertimbangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), hingga saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Sedangkan Lanjar memilih untuk menganjurkan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), serta saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). (mdk/idr)

Baca juga:
Ketidakpastian Global Memanas, IHSG Berpotensi Tertekan
IHSG Hari ini Diperkirakan Bergerak Menuju Zona Merah
Data Ekonomi RI Masih Bagus, IHSG Diramal Bergerak ke Zona Hijau
Dipengaruhi Sentimen Global, IHSG Diramal Masih Tertekan
IHSG Diramal Bergerak Melemah, Perhatikan Saham Berikut
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Cermati Saham Berikut

TOPIK TERKAIT