IHSG & Rupiah Rontok Dipicu Penerapan PSBB, Wagub DKI Minta Semua Pihak Memahami

IHSG & Rupiah Rontok Dipicu Penerapan PSBB, Wagub DKI Minta Semua Pihak Memahami
UANG | 10 September 2020 18:31 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta seluruh pihak memahami langkah rem darurat yang diambil Pemerintah Provinsi DKI. Pernyataan itu disampaikan menyusul merosotnya nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah sebagai dampak penerapan PSBB.

IHSG tercatat merosot tajam sebesar 5 persen ke level 4.892,87 atau turun 257,49 poin pada Kamis siang. Tren ini bahkan menyebabkan penjualan sempat dibekukan.

"Mudah-mudahan kebijakan yang tadi malam diambil yang dilakukan pada Senin ini (14 September) mudah-mudahan bisa dipahami semua pihak bisa dimengerti," kata Riza di Balai Kota, Kamis (10/9).

Politikus Gerindra itu menjelaskan mengambil kebijakan di saat genting saat ini tidak hanya dilihat dari satu atau dua aspek saja, namun perlu melihat dampak jangka panjang.

Dia menuturkan, pertimbangan besar Pemprov DKI kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena kondisi rumah sakit rujukan Covid-19 dalam kondisi darurat. Dalam waktu dekat, kata dia, pasien Covid-19 tidak akan tertampung untuk mendapat perawatan.

Terlebih lagi, kata Riza, penularan Covid-19 di ibu kota saat ini begitu cepat. Apabila, langkah drastis tidak cepat dilakukan, Riza menuturkan akan berdampak buruk.

"Perlu ada langkah-langkah yang ekstra luar biasa, bagaimana bisa menurunkan, menekan, mengurangi, bahkan kalau bisa menghentikan penyebaran virus Corona itu sendiri di antara langkah yang diambil itu perlu ada kebijakan, melakukan emergency brake," kata Riza.

Baca Selanjutnya: Nilai Tukar Rupiah...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami