Ilham Habibie: Maskapai Perlu Inovasi Agar Bisa Untung Beroperasi saat Pandemi

Ilham Habibie: Maskapai Perlu Inovasi Agar Bisa Untung Beroperasi saat Pandemi
UANG | 3 Juni 2020 12:01 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pakar pesawat terbang yang juga putra alm. B.J Habibie, Ilham Akbar Habibie menyarankan agar industri penerbangan menerapkan inovasi baru saat beroperasi kembali usai pandemi corona. Meski demikian, maskapai juga tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

"Pendapatan maskapai menukik ke bawah sekali, dalam 3 bulan kapasitas 100 persen maskapai terjun bebas ke 20 persen, jadi 80 persen kapasitas airlines yang ada tidak digunakan," kata Ilham dalam diskusi online Membangun Kedirgantaraan di tengah pandemi covid-19, Rabu (3/6).

Oleh karena itu, jika maskapai penerbangan ingin terus beroperasi dan mencari keseimbangan antara pendapatan dengan keadaan covid-19 ini, maka diperlukan inovasi. Menerapkan physical distancing saja tidak cukup menekan penyebaran covid-19.

Jika menerapkan sebuah inovasi dengan memanfaatkan teknologi baru yang disesuaikan dengan bisnis, maka maskapai penerbangan akan memperoleh laba penghasilan. Misalnya ada suatu perusahaan di Italia yang sudah menggagas inovasi membuat pelindung tempat duduk di dalam pesawat, yang bentuknya seperti kapsul, yang di atasnya dikelilingi oleh lapisan bening yang berfungsi untuk memproteksi antar penumpang saat duduk bersampingan.

"Jadi perlu adanya inovasi, jadi kita bisa menerbangkan pesawat terbang dengan cara yang sudah kita kenal, jadi economi class dipenuhkan semaksimal mungkin, kemudian kita tetap memperhatikan PSBB baik di Indonesia dan negara lain, itu suatu hal yang sulit sekali kita menemukan, kecuali kita berinovasi, kan manusia itu makhluk kreatif," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Keadaan Lebih Sulit...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami