Imbas Kerusuhan, BNI Tutup Sebagian Kantor Cabang di Manokwari

Imbas Kerusuhan, BNI Tutup Sebagian Kantor Cabang di Manokwari
UANG | 20 Agustus 2019 14:01 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terpaksa menutup sebagian kantor cabangnya yang berlokasi di Manokwari, Papua. Hal ini imbas dari kerusuhan yang terjadi sejak pagi hari kemarin.

Direktur Manajemen Risiko PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bob Tyasika Ananta mengungkapkan, berdasarkan laporan yang dia terima pukul 10.47 WIB hari ini beberapa kantor cabang bahkan sudah dijaga oleh Marinir.

"Semua outlet di kantor cabang Manokwari kecuali Kaimana dan Wamena beroperasi, berarti yang kecuali (tutup) cuma dua, yang lainnya beroperasi," kata dia saat ditemui di Gedung Perbanas, Jakarta, Selasa (20/8).

Sementara itu, kantor cabang di area Sorong hampir semuanya tutup. Yang tetap beroperasi di wilayah tersebut hanya KC Sorong. "Area Sorong hanya KC sorong yang buka, yang lainnya sementara tutup karena akan ada demo damai besar-besaran," ujarnya.

Dia mengatakan, penutupan outlet dimaksud sudah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator. "Pada saat kalau kemudian ada semacam hal begitu memang pertama secara istilahnya bisnis continuity manajemen kita yang diselamatkan itu adalah orang atau jiwa, kemudian yang kedua adalah operation baru kemudian yang ketiga adalah aset," ujarnya.

Dia juga menjelaskan penutupan KC suah diinformasikan kepada nasabah sesuai dengan prosedur yang ada.

"Ada cabang yang memang kemudian dengan terpaksa tidak beroperasi tetapi kemudian kita alihkan, kita informasikan kepada nasabah oke kemudian layanan dialihkan kemana. Nah itu kemudian kira-kira kemudian yang kita lakukan," tutupnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Listrik Padam, BNI Anjurkan Nasabah Tarik Tunai di Mesin ATM Kantor Cabang
80 Persen Pegawai Perbankan Harus Paham Teknologi
Lewat Program SiMuda, BNI Ajak Milenial Gemar Berinvestasi
BNI Salurkan Kredit Rp549 Triliun di Semester 1-2019
Laba Bersih Bank BNI Tumbuh Tipis jadi Rp7,63 Triliun di Semester I-2019
Musim Haji 2019, BNI Syariah Target Raup 95.000 Nasabah Baru

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami