Imbas Virus Corona, Permintaan Sewa Hunian Turun 30 Persen

Imbas Virus Corona, Permintaan Sewa Hunian Turun 30 Persen
UANG | 5 Juni 2020 12:31 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - VP Jayakarta Group Nicholas Pudjiadi mengatakan, permintaan Co-Living atau hunian sewa menurun 30 persen imbas penyebaran Virus Corona. Mengatasi hal tersebut, para pemilik properti melakukan pelonggaran berbagai syarat untuk tetap dapat memasarkan hunian.

"Pasar saat ini memiliki permintaan yang lemah, sehingga pemiliknya lebih fleksibel dan menawarkan persyaratan yang lebih baik. Pasar telah turun hingga 20 persen dalam penjualan dan 30 persen dalam sewa," ujarnya saat berbincang dengan media, Jakarta, Jumat (5/6).

Nicholas mengatakan, meski melemah sejak awal tahun permintaan Co-Living akan kembali bergairah dengan adanya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terutama di Jakarta. Perbaikan permintaan akan terjadi pada Juli.

"Karena peraturan PSBB akan segera berakhir, tampaknya ada peningkatan permintaan, melihat hunian akhir Juli atau Agustus," paparnya.

1 dari 1 halaman

Membaik Seiring Beroperasinya Indusri

beroperasinya indusri rev1

Dia menambahkan, permintaan Co-Living akan membaik seiring dengan mulai beroperasinya kembali beberapa sektor industri dengan adanya masa transisi. Masyarakat atau pekerja akan kembali membutuhkan hunian yang dekat dengan akses tempat kerja.

"Jadi selama beberapa industri utama tumbuh, masih akan ada permintaan, dan dalam 6 sampai 12 bulan ke depan pasar akan kembali, saat ini sedang melalui koreksi," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
BP Tapera Terima Suntikan Rp 40 Triliun Dari Dana FLPP
Peserta Tapera Bakal Mendapat Bunga KPR 5 Persen
Peserta MBR Tapera Telah Miliki Rumah Bisa Peroleh Dana Renovasi
Pembiayaan Program Tapera Hanya Untuk Rumah Pertama
BP Tapera Target Miliki 13 Juta Peserta di 2024
Telah Bekerja di Indonesia 6 Bulan, Pekerja Asing Wajib Ikut Program Tapera
Tak Semua Peserta Bisa Miliki Rumah Dari Program Tapera

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5