IMF Pangkas Ekonomi Dunia, Pengusaha Tak akan Ekspansi Besar-besaran

UANG | 16 Oktober 2019 18:19 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini menjadi 3 persen. Ini menjadi keempat kalinya IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di 2019, dari proyeksi semula yang disampaikan pada April sebesar 3,2 persen.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, penurunan proyeksi yang dilakukan oleh IMF ini bisa menjadi kekhawatiran bagi kalangan usaha dan juga pemerintah. Karena, bukan tanpa sebab proyeksi penurunan itu dilakukan, kalau bukan melihat realitas kondisi ekonomi global yang memang sedang alami perlambatan.

"Ini kan bukan penurunan pertama kali dalam tahun ini. Karena dilihat akan ada pelemahan dunia baik dari segi perdagangan dan investasi. Nah tentunya ini kan menjadi signal juga kepada kita dunia usaha maupun pemerintah," kata dia saat ditemui di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (16/10).

Menurutnya pemangkasan ekonomi dunia ini juga ada baiknya. Sebab dengan penurunan tersebut bisa menjadi antisipasi bagi pelaku usaha apa yang sekiranya perlu dilakukan dan dikembangkan saat ekonomi dunia menurun.

"Dengan begitu kita tahu kalau demand akan flat tentunya kita tidak akan ekspansi besar-besaran mungkin tetap akan tumbuh di beberapa bidang tapi beberapa bidang lainnya mengalami perlambatan," jelas dia.

Beberapa bidang yang diyakini masih akan tetap tumbuh yakni sektor manufaktur. Akan tetapi pertumbuhannya tidak sebanyak seperti tahun-tahun sebelumnya. Itu dikarenakan gejolak ekonomi dunia masih belum bisa diredam.

"Disaat-saat seperti ini kita akan membuat kebijakan kita semakin efisien semakin lebih baik sehingga waktu ekonomi sudah membaik lagi ya marginnya dan pertumbuhannya menjadi lebih baik," ungkapnya.

Baca juga:
IMF Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Turun ke 5 Persen, Ini Respons Pemerintah
IMF Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2019 Menjadi 3 Persen
Keberhasilan dan Kegagalan Pemerintah Jokowi Periode I di Mata Pengusaha
Menko Darmin Beberkan Kekuatan dan Kelemahan Ekonomi RI di Tengah Resesi Global
Sri Mulyani Waspadai Penurunan Investasi di Akhir Tahun
Menteri Airlangga Ungkap Industri 4.0 Buat Pertumbuhan Ekonomi RI Lewati 5 Persen

(mdk/azz)