Imunisasi Vaksin Covid-19 Percepat Pemulihan Ekonomi

Imunisasi Vaksin Covid-19 Percepat Pemulihan Ekonomi
UANG | 14 Oktober 2020 20:21 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Pemerintah menyatakan imunisasi ialah kunci daripada pemulihan ekonomi yang terimbas virus corona. Sejauh ini, Indonesia tercatat negara kelima yang dianggap kontraksi ekonominya lebih rendah dari yang lain.

"Kita sudah melihat recovery daripada Purchasing Manager Index (PMI) walaupun turun sedikit karena PSBB," ungkap Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN), Airlangga Hartarto, saat press conference virtual Update Komite KPCPEN: Vaksin COVID-19, Protokol Kesehatan, Antisipasi Banjir di Media Center Satgas Penanganan COVID-19, Graha BNPB Jakarta, Senin (12/10).

Belajar dari berbagai permasalahan ekonomi, lanjut Airlangga, ekonomi itu akan membaik pada saat sains dan teknologi sudah bekerja. "Dalam konteks pandemi ini adalah imunisasi," lanjutnya.

Sebagai langkah utama menghadapi dan menjinakkan pandemi Covid-19, pemerintah bekerja keras untuk melakukan imunisasi yang akan dilakukan secara bertahap.

Begitu ada imunisasi, diperkirakan banyak individu bisa memiliki kekebalan tubuh atas suatu penyakit. Lalu, begitu banyak orang sudah imun, terbentuklah kekebalan kelompok (herd immunity). Terbentuknya kekebalan kelompok menjadi modal penting untuk memulihkan ekonomi.

Dengan adanya imunisasi ini maka akan menumbuhkan optimisme. "Dan optimisme itu dampak positifnya dua, yaitu terhadap penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi," tutur Airlangga.

"Sehingga yang terlihat adalah optimisme bahwa di tahun 2021 nanti dengan mulainya imunisasi, perekonomian Indonesia akan tumbuh 4,5 - 5,5 persen." (mdk/bim)

Baca juga:
Menperin Agus: UU Cipta Kerja Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi
Pemerintah Segera Cairkan Hibah Rp 3,3 T untuk Pengusaha Pariwisata
Pemerintah Yakin Investor Masih Percaya pada Ekonomi Indonesia
Alasan Kemenkeu Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai Target 5 Persen
Per 7 Oktober, Realisasi Penyaluran Anggaran PEN Capai 47,75 Persen
Airlangga: RI Masuk 5 Negara dengan Penanganan Covid-19 dengan Berimbang
Per 7 Oktober, Jokowi Catat Realisasi Penyerapan Bansos Capai 66 Persen

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami