INACA Dorong Sanksi Tegas dari Maskapai Agar Kasus Pilot Narkoba Tak Terulang Lagi

INACA Dorong Sanksi Tegas dari Maskapai Agar Kasus Pilot Narkoba Tak Terulang Lagi
UANG | 12 Juli 2020 11:46 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Indonesia (INACA) Denon Prawiraatmadja menyayangkan terulangnya kasus penyalahgunaan narkotika oleh pilot. Terlebih tindakan indisipliner itu terjadi di saat pandemi Covid-19 berlangsung.

"Di saat situasi ini (pandemi Covid-19), kami prihatin dengan informasi ini," ujar dia kepada Merdeka.com, Minggu (12/7).

Menurutnya penyalahgunaan narkotika oleh kru pesawat merupakan suatu kesalahan besar. Sebab, efek buruk yang ditimbulkan dari mengonsumsi narkoba akan membahayakan keselamatan penumpang.

Untuk itu, pihaknya mendukung pemberian sanksi tegas oleh maskapai terhadap karyawannya yang terlibat praktik penyalahgunaan narkoba. Sanksi tegas diharapkan dapat menimbulkan efek jera bagi seluruh pelaku industri penerbangan nusantara.

Selain itu, sanksi tegas juga diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kasus serupa di masa yang akan datang. Sehingga kepercayaan pengguna akan keamanan moda angkutan pesawat dalam negeri kembali meningkat.

"Maskapai sudah mengenakan sanksi bagi oknum tersebut. Dan harus dituntaskan, menurut saya itu hal itu sesuai peraturan yang berlaku," tukasnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan empat orang terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Empat orang tersebut ditangkap pada Senin (6/7) lalu sekitar pukul 18.00 Wib.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono mengatakan, empat orang yang ditangkap tersebut yakni atas nama inisial S (Karyawan Swasta), IP (Pilot), DC (Pilot) dan DSK (Pilot).

"Empat orang berhasil diamankan di daerah Cipondoh, Kota Tangerang, Banten," kata Budi, Jakarta, Jumat (10/7).

Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan adanya penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut. Setelah dilakukan pengecekan atau pemeriksaan oleh petugas, ternyata informasi tersebut benar adanya.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui modus pelaku, dimana pada pelaku S kedapatan barang bukti tersebut dengan maksud untuk di jual kepada IP. Oleh IP sebagian narkotika jenis sabu tersebut dijual kepada DC dan oleh DC sebagian narkotika jenis sabu tersebut di jual kepada DSK," jelasnya.

Berdasarkan keterangan para pelaku, barang haram tersebut nantinya akan dikonsumsi sendiri atau tidak dijual kembali. "Dari pengakuan para tersangka yang berprofesi Pilot tersebut, memiliki barang bukti narkoba dengan maksud akan tersangka pergunakan sendiri," ujarnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Maskapai Diminta Beri Sanksi Tegas Terkait Kasus Narkoba di Industri Penerbangan
Kepolisian Diminta Persempit Ruang Pengedaran Narkoba di Industri Penerbangan
Garuda Indonesia Ancam Pecat Pilot yang Gunakan Narkoba
Kemenhub Serahkan Pengusutan Kasus 3 Pilot Ditangkap Narkoba ke Polisi
Polisi Tangkap 3 Pilot Terkait Narkoba di Cipondoh

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami